UMP Kalimantan Tengah Ditetapkan Naik 9 Persen

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Tengah Syahril Tarigan menyatakan bahwa upah minimum provinsi (UMP) pada 2020 naik hingga 9 persen dibandingkan dengan 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 November 2019  |  13:08 WIB
UMP Kalimantan Tengah Ditetapkan Naik 9 Persen
Ilustrasi: Sejumlah pekerja pabrik menghitung uang gaji. - Antara/Yusuf Nugroho

Bisnis.com, PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Tengah Syahril Tarigan menyatakan bahwa upah minimum provinsi (UMP) pada 2020 naik hingga 9 persen dibandingkan dengan 2019.

"UMP Kalteng 2020 telah ditetapkan dan naik hingga 9 persen dibandingkan dengan tahun ini yakni menjadi Rp2.903.144,7," katanya di Palangka Raya pada Jumat (1/11/2019).

Penetapan itu berdasarkan hasil rapat Dewan Pengupahan dengan mempertimbangkan kondisi perkembangan usaha dan kebutuhan hidup para pekerja.

Dalam hal itu, Dewan Pengupahan telah menyampaikan rekomendasi besaran UMP tahun depan dan Gubernur telah menetapkan melalui Pergub No. 34/2019 tentang UMP 2020.

Tarigan menjelaskan secara terperinci angka itu didapat berdasarkan angka pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen dan inflasi 3,39 persen, serta ditambah angka penyesuaian 0,49 persen.

"UMP ditetapkan berdasarkan formula yang ada pada PP No. 78/2015. Rumusnya, upah minimum tahun berjalan ditambah dengan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi secara nasional, serta penyesuaian jika ada," jelasnya.

Menindaklanjuti penetapan UMP itu, pemkab dan pemkot diminta untuk mengusulkan penetapan upah minimum kabupaten/Kota (UMK) termasuk upah minimum sektoral.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
upah minimum, kalteng

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top