Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penanganan Kawasan Kumuh di Banjarmasin Hampir Tuntas

Pada awal 2019, sisa penanganan kawasan kumuh yang masuk Program Kotaku tinggal 117 hektare.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 November 2019  |  12:19 WIB
Pedagang pasar terapung melakukan atraksi jukung membentuk bunga mekar di sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Antara - Bayu Pratama S
Pedagang pasar terapung melakukan atraksi jukung membentuk bunga mekar di sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Antara - Bayu Pratama S

Bisnis.com, BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, hampir menyelesaikan target penanganan kawasan kumuh melalui Program Kota Tanpa Kumuh seluas 549 hektare sejak 2015 hingga 2019.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Pemkot Banjarmasin Ahmad Fanani Saefuddin mengungkapkan bahwa pada awal 2019, sisa penanganan kawasan kumuh yang masuk Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tinggal 117 hektare.

"Target pada Desember 2019 ini akan dinolpersenkan," ujarnya, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, target penanganan kawasan kumuh sesuai dengan SK Wali Kota Banjarmasin pada 2015 untuk Program Kotaku hingga 2019 berjalan dengan baik, bahkan terbilang cepat.

Dia mengatakan bahwa pemerintah pusat membantu dalam pemberian dana untuk Program Kotaku, bahkan lebih besar dari yang dikeluarkan APBD kota setempat.

Pemerintah pusat mengucurkan anggaran Rp19 miliar lebih untuk membantu Ibu Kota Provinsi Kalsel itu dalam menangani kawasan kumuh.

"Sementara itu, untuk APBD kota hanya sekitar Rp9 miliar, tentunya ini sesuai kemampuan daerah," katanya.

Ahmad menjelaskan bahwa Program Kotaku di daerah itu dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan semua pihak, termasuk titik kawasan kumuh yang disebut dalam SK wali kota.

"Banyak perbaikan infrastruktur dilakukan, seperti membangun jalan, sanitasi, jembatan, siring juga fasilitas kebersihan," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjarmasin kawasan kumuh

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top