Pupuk Kaltim Beri Mobil Operasional untuk Dukung Penyelamatan Orangutan di BOSF

Bantuan tersebut diharapkan dapat bermanfaat maksimal dalam mendukung kegiatan serta aktivitas BOSF utamanya untuk penyelamatan dan pelepasliaran Orangutan ke habitatnya
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 13 November 2019  |  07:55 WIB
Pupuk Kaltim Beri Mobil Operasional untuk Dukung Penyelamatan Orangutan di BOSF
Salah satu Orangutan Borneo sedang bergerak di antara pohon di dalam kawasan yang dikelola Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (The Borneo Orangutan Survival Foundation/BOSF. - JIBI/Istimewa

Bisnis.com, SAMBOJA—Sebagai upaya ikut mendukung penyelamatan populasi orang utan yang kian terancam, PT Pupuk Kaltim (Persero) menyerahkan bantuan operasional kepada Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (The Borneo Orangutan Survival Foundation/BOSF).

Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus dukungan Pupuk Kaltim kepada BOSF untuk terus menjaga kelestarian serta populasi Orangutan Borneo. Adapun, bantuan yang diberikan adalah berupa mobil 4x4 double cabin senilai Rp425,89 juta.

Dia berharap mobil operasional tersebut dapat bermanfaat maksimal dalam mendukung kegiatan serta aktivitas BOSF utamanya untuk penyelamatan dan pelepasliaran Orangutan ke habitatnya. “Pupuk Kaltim memberi perhatian serius terhadap pelestarian Orangutan Borneo. Selain bantuan kali ini, Pupuk Kaltim sebelumnya juga kami telah lepasliarkan Orangutan yang ditemukan di area Perusahaan ke hutan Taman Nasional Kutai, bekerjasama dengan Balai TNK dan BKSDA Samarinda,” katanya usai menyerahkan bantuan tersebut, Selasa (12/11).

Meizar berpendapat keberadaan orangutan saat ini terus mendapat tekanan dan ancaman, bahkan tak jarang menimbulkan konflik dengan manusia. Karena itu, perlu upaya penyelamatan dari berbagai pihak agar populasi serta habitat orangutan tetap terjaga dan Pupuk Kaltim berkomitmen untuk menjadi bagian di dalamnya.

Hal ini juga sebagai bentuk kontribusi perusahaan terhadap pelestarian satwa langka yang dilindungi karena upaya konservasi sepatutnya dilaksanakan secara masif agar keseimbangan ekosistem dengan beragam kekayaan alam di dalamnya terus terpelihara dengan baik. 

Meizar berharap BOSF terus konsisten menjaga populasi dan habitat Orangutan Borneo melalui upaya penyelamatan, perawatan hingga rehabilitasi, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan berbagai tindakan yang bisa melukai hingga membunuh satwa asli Indonesia tersebut.

“Semoga bantuan ini membawa manfaat maksimal untuk keberlanjutan populasi Orangutan agar terus berkembang dan menjaga habitatnya dari berbagai ancaman yang bisa saja terjadi,” tambah Meizar.

Pada kesempatan itu, PT Rekayasa Industri (Rekind), yang juga bagian anak usaha Pupuk Indonesia Grup, turut menyerahkan bantuan program rehabilitasi orangutan senilai Rp175 juta sebagai kepedulian terhadap eksistensi satwa asli Indonesia tersebut.

CEO BOSF Jamartin Sihite, mengucapkan terima kasih atas kontribusi Pupuk Indonesia melalui Pupuk Kaltim dan Rekayasa Industri karena bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas para relawan menjaga populasi Orangutan Borneo.

“Hari ini Pupuk Kaltim bersama Rekayasa Industri menunjukkan kontribusi dan komitmennya, dengan menaruh perhatian besar bagi keberlangsungan populasi Orangutan,” kata Jamartin Sihite. 

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Konservasi Wilayah II Tenggarong Tarsisius Krisdiyanto mengapresiasi kepedulian Pupuk Kaltim dan Rekayasa Industri terhadap pelestarian orangutan melalui bantuan yang diberikan.

Apalagi dengan banyaknya konfilk yang terjadi, perlu keterlibatan seluruh pihak untuk bergandeng tangan mengatasi persoalan yang mengancam populasi orangutan karena dianggap sebagai hama yang mengganggu. “Kami berharap bantuan dan kepedulian seperti ini bisa lebih ditingkatkan dan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain di Kalimantan Timur untuk lebih peduli terhadap satwa dilindungi,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Manajemen Pupuk Kaltim bersama Rekayasa Industri dan Pupuk Indonesia turut melakukan pelepasliaran secara simbolis tiga orangutan ke habitatnya menggunakan armada operasional bantuan perusahaan. Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman beragam bibit pohon sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian alam dan satwa di kawasan konservasi BOSF.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pupuk kaltim

Editor : Media Digital
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top