Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tambang Cukup Agresif, Penghimpunan DPK di Kaltim Bisa Lebih Baik

Kinerja sektor tambang yang cukup agresif hingga pertengahan tahun ini berdampak positif terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan di Kaltim kendati masih dibayangi penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 21 November 2019  |  17:40 WIB
Articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel - ANTARA/Basri Marzuki
Articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel - ANTARA/Basri Marzuki

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Kinerja sektor tambang yang cukup agresif hingga pertengahan tahun ini berdampak positif terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan di Kaltim kendati masih dibayangi penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia.

Kepala Bank Indonesia perwakilan Balikpapan Bimo Epyanto mengatakan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada triwulan III/2019 turun tipis dibandingkan dengan triwuan sebelumnya. Namun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kenaikan pertumbuhannya hampir dua kali lipat.

Hal tersebut lantaran pada triwulan pertama higga triwulan kedua tahun ini, pertumbuhan sektor tambang membaik sehingga mampu mendorong nasabah meletakkan dananya untuk ditabung.

“Kegiatan pertambangan jor-joran di triwulan pertama hingga triwulan kedua tahun ini. Jadi kegiatan usaha bagus, melakukan ekspor dapat penerimaan yang dimasukkan ke simpanan perbankan,” jelas Bimo Kamis (21/11/2019).

Dia mengatakan utamanya dengan penempatan simpanan ke dalam bentuk deposito serta jika masuk dalam sektor usahnya ke dalam bentuk Giro.

Adapun secara pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Kaltim pada triwulan III/2019 lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya. Pertumbuhannya melambat dari 17,19% (yoy) pada triwulan II-2019 menjadi 16,47% (yoy) pada triwulan III/2019.

Perlambatan pertumbuhan DPK bersumber dari giro yang tumbuh 31,23% (yoy) melambat dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang mencapai 36,67% (yoy).

Pertumbuhan DPK dalam bentuk tabungan juga melambat dari 8,63% (yoy) pada triwulan II/2019 menjadi 7,41% (yoy).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tambang dana pihak ketiga
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top