Pemprov Kaltim Berharap Administrasi dan Lelang Segera Dilakukan

Pemerintah provinsi Kalimantan Timur mengharapkan bisa mempercepat lelang dan administrasi yang dibutuhkan setelah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran serta Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 01 Desember 2019  |  18:07 WIB
Pemprov Kaltim Berharap Administrasi dan Lelang Segera Dilakukan
Gubernur Kaltim Isran Noor

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Pemerintah provinsi Kalimantan Timur mengharapkan bisa mempercepat lelang dan administrasi yang dibutuhkan setelah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran serta Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020.

Gubernur Kaltim Isran Noor meminta jajaran perangkat daerah secepatnya menyelesaikan administrasi dan segera melakukan lelang. Namun demikian, Gubernur mengingatkan agar mereka bekerja sesuai aturan. Perencanaan yang matang menjadi acuan guna capaian target sesuai sasaran.

"Jangan dilambat-lambatkan. Jangan menunggu lagi. Segera lakukan lelang. Jangan sekalipun berbuat salah, DIPA Anda dijadikan pedoman,"ungkapnya, Minggu (1/12/2019).

Sementara itu,Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltim Midden Sihombing menyebutkan DIPA dan TKDD Kaltim total Rp31,79 triliun terdiri 430 DIPA.

DIPA Satker kementerian/lembaga alokasi Rp9,73 triliun. Sedangkan TKDD seluruh pemerintah daerah di Kaltim Rp22,06 triliun.

Khusus Pemprov Kaltim dana transfer yang disiapkan negara sebesar Rp4.985.135.872 atau Rp4,9 triliun. Dana transfer untuk provinsi terdiri dari dana bagi hasil pajak Rp616 miliar, dana bagi hasil sumber daya alam Rp1,97 triliun, dana alokasi umum Rp943 miliar, dana alokasi khusus fisik Rp365,3 miliar, dana alokasi khusus non fisik Rp1 triliun, ditambah dana insentif daerah Rp69 miliar.

Kabupaten Kutai Kartanegara mendapat alokasi dana transfer dan dana desa terbesar, yakni Rp3,5 triliun. Sedangkan Kota Bontang menjadi penerima dana transfer terkecil yakni Rp908 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kaltim

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top