Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltara Capai 762,89 km

Gubernur Kalimantan Utara menyatakan progres pembangunan jalan perbatasan telah terbuka sepanjang 762,89 kilometer (km) dari total 966,59 km.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 17 Desember 2019  |  00:53 WIB
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie - BisnisEldwin Sangga
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie - BisnisEldwin Sangga

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Kalimantan Utara  Irianto Lambrie menyatakan progres pembangunan jalan perbatasan telah terbuka sepanjang 762,89 kilometer (km) dari total 966,59 km.

Menurutnya, pembangunan jalan perbatasan dibagi atas dua ruas yakni Long Boh hingga Malinau dengan panjang jalan 614,55 km dan ruas jalan paralel perbatasan dari Malinau hingga Long Midang sampai di Tau Lumbis-Nunukan dengan panjang 352,04 km.

"APBN mengalokasikan Rp925,2 miliar untuk melanjutkan kegiatan penyelenggaraan jalan perbatasan di Kaltara mencakup pembangunan jalan, pemeliharaannya serta pembangunan jembatan," kata Irianto dari siaran pers Pemprov dikutip Bisnis, Senin (16/12/2019).

Sebagaimana diketahui, ruas jalan perbatasan mulai dari Long Boh-Metulang-Long Nawang, Long Nawang-Long Punjungan, dan ruas jalan Long Pujungan-Long Kemuat-Langkap-Malinau.

Pada 2019, pembangunan jalan Long Boh-Metulang-Long Nawang dengan nilai kontrak Rp209,9 miliar dengan progress fisik pengerjaannya mencapai 93,37 persen.

Jalan Long Pujungan-Long Kemuat (buka hutan) dengan nilai kontrak Rp59,9 miliar realisasi fisiknya mencapai 98,49 persen.

Pembangunan jalan Long Nawang-Long Pujungan (buka hutan) segmen 1 dan 3 dengan total anggaran Rp224,7 miliar dengan realisasi rata-rata di atas 97 persen.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan kalimantan utara
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top