Bapenda Kaltim Incar Pendapatan Pajak Kendaraan Rp1 Trilliun pada 2020

Kepala Bapenda Kaltim Ismiati, selain target PKB senilai Rp1 triliun. Pihaknya juga menargetkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp1 triliun dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) Rp3 triliun .
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 30 Desember 2019  |  09:56 WIB
Bapenda Kaltim Incar Pendapatan Pajak Kendaraan Rp1 Trilliun pada 2020
Samsat - Antara

Bisnis.com, BALIKPAPAN -- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kaltim menargetkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 1 triliun pada 2020.

Kepala Bapenda Kaltim Ismiati, selain target PKB senilai Rp1 triliun. Pihaknya juga menargetkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp1 triliun dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) Rp3 triliun .

“Apa yang kita targetkan sesuai realisasi penerimaan PKB tahun 2019 yang surplus. Apalagi masyarakat sangat dipermudah dengan pelayanan Sistem Informasi Monitoring Pajak Kendaraan Bermotor (Simpator) yang sudah mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari pemerintah pusat,” katanya melalui keterangan resmi dikutip Minggu (29/12/2019).

Bapenda menyediakan 9 kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Induk dan Samsat Pembantu yang tersebar di Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), Kutai Barat (Kubar), Bontang, Paser, Penajam Paser Utara (PPU) dan Berau.

Selain itu, tersedia Samsat Drive Thru yang hadir di wilayah Samarinda, Balikpapan dan PPU. "Terdapat pula layanan Samsat Bus yang tersedia di Samarinda, Balikpapan, Kubar dan PPU,” tandasnya.

Memanfaatkan kecanggihan teknologi, lanjut Ismiati, Bapenda juga melakukan terobosan dengan menghadirkan e-Samsat dengan menggandeng pihak perbankan dan BUMN untuk memberikan jasa kepada masyarakat.

“Layanan e-Samsat Bapenda Kaltim telah bekerja sama dengan Bankaltimtara, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), PT Pos Indonesia (Persero) dan terbaru PT Pegadaian (Persero),” sebutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pajak kendaraan bermotor

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top