Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelindo IV Jamin Kepastian Direct Call Kariangau

Potensi ekspor khususnya dari Kalimantan Timur cukup besar. Tercatat ada delapan perusahaan yang setiap bulan berkontribusi cukup besar terhadap aktivitas ekspor.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 19 Februari 2020  |  02:15 WIB
Kegiatan bongkar muat perdana di Makassar New Port, Sulawesi Selatan, Kamis (10/1/2019). Pelindo IV Makassar memulai kegiatan bongkar muat di Makassar New Port (MNP) Tahap I. - ANTARA/Yusran Uccang
Kegiatan bongkar muat perdana di Makassar New Port, Sulawesi Selatan, Kamis (10/1/2019). Pelindo IV Makassar memulai kegiatan bongkar muat di Makassar New Port (MNP) Tahap I. - ANTARA/Yusran Uccang

Bisnis.com, BALIKPAPAN – PT Pelindo IV (Persero) mendorong pelayaran internasional langsung atau direct call dari dan menuju Kalimantan Timur bisa kembali dimulai. Perseroan bakal melakukan konsolidasi kargo sehingga ada garansi untuk perusahaan ekspor.

Direktur Utama Pelindo IV Farid Padang mengatatakan bahwa manajemen mendukung logistik melalui konsolidasi kargo sehingga ada garansi untuk SeaLand (Maersk Line Group) yang akan melakukan direct call dan direct export dari pelabuhan yang dikelola perseroan.

Menurutnya, saat ini potensi ekspor khususnya dari Kalimantan Timur cukup besar. Tercatat ada delapan perusahaan yang setiap bulan berkontribusi cukup besar terhadap aktivitas ekspor yaitu PT Balikpapan Forest Industri, PT Herman Group, PT Sumalindo Lestari Jaya, PT Linda Hanta Wijaya, PT Cipta Krida Bahari, PT Korindo dan PT Tirta Mahakam serta eksportir lainnya di wilayah Kaltim.

“Total kontribusi dari delapan perusahaan yang aktif melakukan kegiatan ekspor impor di wilayah Kaltim tersebut mencapai 783 box kontainer per bulan dengan komoditas yang dikirim berupa plywood, rumput laut, bungkil, spare part dan oli bekas yang dikirim dan juga didatangkan dari beberapa negara yakni Jepang, Korea, Shanghai dan Tiongkok,” katanya melalui keterangan pers, Selasa (18/2/2020).

Farid menjelaskan bahwa hampir semua kegiatan ekspor impor di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara melalui Terminal Petikemas (TPK) Kariangau sebagai hub port dengan empat perusahaan pelayaran yang dilayani yaitu PT SPIL, Meratus, TemasLine dan PT Tanto Intim Line.

Ada beberapa keuntungan yang didapat pengusaha dengan melakukan direct call dan direct export ke negara tujuan, dibandingkan harus melalui Jakarta atau Surabaya.

Beberapa di antaranya adalah efisiensi biaya sebesar kurang lebih 50 persen, efisiensi waktu antara 9–15 hari, barang tidak rusak karena tidak lagi ada double handling, serta dapat meningkatkan PAD karena Surat Keterangan Asal (SKA) barang diterbitkan oleh daerah asal.

Farid menambahkan, selama ini Makassar selalu menjadi hub untuk direct call dan direct export dari Kawasan Timur Indonesia (KTI). Ke depan, dengan direct call yang dilakukan SeaLand dari Terminal Petikemas Kariangau, akan ada tiga pelabuhan kelolaan Pelindo IV yang melakukan kegiatan pelayaran langsung ke luar negeri.

“Yaitu Makassar New Port (MNP), Terminal Petikemas Makassar (TPM) dan Terminal Petikemas Kariangau, sehingga kompetisi kegiatan ekspor juga akan terbagi dan volumenya jadi bertambah,” jelasnya

Country Manager Indonesia SeaLand, Joshua Ng Jiang Hao mengatakan bahwa pihaknya akan melaksanakan direct call dan direct export dari Pelabuhan Balikpapan, Kaltim Kariangau Terminal (KKT) dan lainnya.

“Rencananya direct call dan direct export akan dilakukan pada akhir Februari atau awal Maret tahun ini,” kata Joshua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelindo iv kawasan industri kariangau (kik)
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top