Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kalteng Siapkan Rp200 Miliar untuk Infrastruktur Pencegah Karhutla

Pemprov bersama instansi terkait secara maksimal berusaha mencegah terjadinya karhutla.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Maret 2020  |  11:38 WIB
Titik api pemicu kebakaran hutan dan lahan. - Ilustrasi
Titik api pemicu kebakaran hutan dan lahan. - Ilustrasi

Bisnis.com, PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pada 2020 ini menyiapkan sekitar Rp200 miliar yang dialokasikan untuk melengkapi infrastruktur dan berbagai kebutuhan, guna mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Kurang lebih Rp200 miliar. Pertama kami menyiapkan infrastruktur atau sarana dan prasarana, yakni berbagai peralatan yang dibutuhkan," kata Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri di Palangka Raya, Kamis (5/3/2020).

Selanjutnya biaya operasional lapangan, hingga pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA). Nantinya juga akan didistribusikan ke kabupaten dan kota, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH).

Peranan KPH sangatlah penting, terlebih saat titik-titik rawan atau kejadian berada di kawasan mereka. Dengan pola sinergi bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui jajarannya, serta instansi terkait lainnya, diharapkan pencegahan Karhutla bisa efektif dilaksanakan.

"Bahu-membahu meminimalisir potensi dan terjadinya karhutla di Kalteng, bahkan pada Desember 2020 lalu kami sejak dini, telah melaksanakan rapat koordinasi pencegahan karhutla," katanya.

Menurutnya pemprov bersama instansi terkait secara maksimal berusaha mencegah terjadinya karhutla. Hal ini juga sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo pada rapat koordinasi nasional pengendalian karhutla 6 Februari 2020 di Istana Presiden Jakarta.

Pada rakor itu, lima hal penting yang harus dilaksanakan dalam pengendalian karhutla, yaitu segera padamkan apabila ditemukan api sekecil apapun dan jangan sampai meluas sehingga sulit dipadamkan.

Kemudian penataan ekosistem gambut dalam kawasan hidrologi gambut, mencari solusi permanen untuk pembakaran hutan dan lahan bermotif ekonomi, penegakan hukum secara tegas, agar memberikan efek jera bagi para pelaku, serta peningkatan frekuensi patroli dan pemeriksaan lapangan.

"Arahan presiden tersebut perlu diimplementasikan secara terpadu dan sinergis dalam kegiatan pengendalian karhutla oleh OPD terkait, TNI, Polri, UPT KLHK, lembaga akademik, LSM, pelaku usaha dan masyarakat di Kalteng," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalteng Karhutla

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top