Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Partisipasi Sensus Online Balikpapan Minim, Masyarakat belum Terbiasa

Warga Balikpapan masih sedikit yang berpartisipasi mengisi sensus penduduk daring atau online. Selama hampir sebulan diluncurkan, baru 13 persen dari target yang berpartisipasi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 09 Maret 2020  |  16:38 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan Achmad Zaini. - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan Achmad Zaini. - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, BALIKPAPAN  -  Warga Balikpapan masih sedikit yang berpartisipasi mengisi sensus penduduk daring atau online. Selama hampir sebulan diluncurkan, baru 13 persen dari target yang berpartisipasi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan Achmad Zaini mengatakan bahwa baru 6.598 kepala keluarga yang telah mengisi dari 48.000 yang dikejar.

“Kemungkinan karena belum familiar dengan daring walaupun sudah banyak yang menggunakan smartphone. Namun, kebiasaan untuk mengisi belum terbiasa,” katanya saat ditemui di ruangannya, Senin (9/3/2020).

Zaini menjelaskan bahwa faktor lain masih minim masyarakat mengisi sensus daring adalah butuh kartu keluarga. Biasanya barang tersebut tersimpan aman di rumah. Sistem yang lambat jika banyak dikunjungi juga menjadi penghalang

Padahal imbauan melalui spanduk di jalan sudah bertebaran di mana-mana. Akan tetapi masih belum ada dampak.

Yang paling efektif tambah Zaini adalah dengan pendampingan langsung dari petugas. Mereka menyambangi dari rumah ke rumah.

Selain itu, BPS akan meminta pemerintah agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilibatkan dalam program ini. Dengan begitu, target 25 persen dari total penduduk yang berjumlah 170.000 kepala keluarga (KK) bisa tercapai.

“Karena PNS di Balikpapan ada 5.000 KK. Itu kira-kira sama dengan 20.000 yang terisi,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bps balikpapan Sensus Penduduk
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top