Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Antisipasi Corona, 23 Warga Kaltim dalam Pengawasan, 149 Orang Dipantau

Setengah dari yang dalam pengawasan sudah dinyatakan negatif.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  19:02 WIB
Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi (kiri) setelah rapat antisipasi penyebaran Corona di Balikpapan, Senin (16/3 - 2020).
Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi (kiri) setelah rapat antisipasi penyebaran Corona di Balikpapan, Senin (16/3 - 2020).

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Sebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona kian meluas. Secara keseluruhan, sebanyak 134 warga Indonesia dinyatakan positif, meninggal dunia 5 dan 8 sembuh.

Di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) sampai saat ini belum ada yang positif. Akan tetap Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi mengatakan bahwa ada warganya yang mengalami gejala.

“Di Kalimantan Timur sebanyak 149 warga dalam pemantauan, 23 suspect atau pengawasan,” katanya setelah rapat antisipasi penyebaran Corona di Balikpapan, Senin (16/3/2020).

Hadi menjelaskan bahwa setengah dari yang dalam pengawasan sudah dinyatakan negatif.

“Setengahnya lagi menunggu hasil dari Jakarta. Kita berharap semuanya negatif,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan bahwa hingga saat ini ada di wilayahnya 14 warga yang diobservasi rumah sakit (pengawasan) dan 85 observasi rumah (pantauan). Sebanyak 7 observasi rumah sakit telah dipulangkan karena negatif.

“Sekarang yang ada dalam masa observasi ada 7. 5 di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD), 1 di RSUD Beriman Balikpapan, dan 1 di Rumah Sakit Pertamina,” katanya usai rapat koordinasi Corona di Rumah Dinas Wali Kota Balikpapan, Minggu (15/3/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim Virus Corona
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top