Kegiatan Konservasi Gosong Senggora Ditingkatkan

Kepala DKP Kalteng Darliansjah mengatakan sesuai keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan, kawasan konservasi Gosong Senggora, Gosong Sepagar, Gosong Baras Basah, Teluk Bogam hingga Tanjung Puting, serta perairan sekitarnya, memiliki luasan sekitar 61.000 hektare lebih.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  08:39 WIB
Kegiatan Konservasi Gosong Senggora Ditingkatkan
Kunjungan Bupati Kobar Hj Nurhidayah pada Minggu (29/12) didampingi jajarannya ke kawasan Gosong Senggora - Istimewa / Dok. Pemprov Kalimantan Tengah

Bisnis.com, JAKARTA – Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Tengah melaksanakan sejumlah kegiatan melindungi sekaligus melestarikan kawasan konservasi laut Gosong Senggora dan sekitarnya.

Kepala DKP Kalteng Darliansjah mengatakan sesuai keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan, kawasan konservasi Gosong Senggora, Gosong Sepagar, Gosong Baras Basah, Teluk Bogam hingga Tanjung Puting, serta perairan sekitarnya, memiliki luasan lebih dari 61.000 hektare.

"Kegiatan yang sudah kami laksanakan untuk melindunginya, yakni transplantasi dan rehabilitasi terumbu karang, pelatihan kelompok pengelola dan pengawas, hingga pengawasan," katanya, seperti dilansir Antara, Selasa (17/3/2020).

Selain itu, ada sejumlah kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan, meliputi pembangunan pos jaga, melengkapi alat komunikasi, alat selam, peningkatan peran serta masyarakat, serta publikasi memasang papan larangan dan pengumuman.

Darliansyah mengatakan ingin mewujudkan kawasan konservasi perairan daerah di Kalteng yang dikelola secara adaptif, berkelanjutan, menggunakan pendekatan ekosistem, bermanfaat ganda dan dikelola secara bersama-sama.

"Semua itu guna terciptanya keseimbangan antara pembangunan dan lingkungan secara konsisten, serta menjamin keberlangsungan kekayaan alam dan lingkungan untuk generasi selanjutnya," katanya.

Berbagai potensi di kawasan konservasi tersebut, seperti tingginya potensi sumber daya kelautan dan perikanan, meliputi habitat penting pesisir seperti terumbu karang, padang lamun, alga bentik dan mangrove. Kemudian adanya penyu hijau, dugong, lola, kima dan teripang.

Aktivitas di kawasan konservasi adalah penangkapan ikan di zona perikanan berkelanjutan, wisata bahari dan wisata memancing. Dalam pengelolaan kawasan konservasi, DKP Kalteng bekerja sama dengan kelompok pengawas masyarakat atau kelompok penggerak kawasan konservasi yang sudah ditetapkan.

"Pemanfaatan kawasan konservasi untuk kegiatan mendatang lebih kami tingkatkan dalam pengembangan zona pemanfaatan, sebagai kawasan wisata bahari berupa wisata pantai, diving, snorkeling atau selam permukaan dan memancing," katanya. 

Adapun akses untuk mencapai kawasan konservasi perairan Gosong Senggora, Gosong Sepagar, Gosong Baras Basah, Teluk Bogam hingga Tanjung Puting dan perairan sekitarnya, yakni dari Desa Kubu, Teluk Bogam, Sei Bakau dan Keraya di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat menggunakan kapal nelayan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata, kawasan konservasi

Sumber : Antara

Editor : David Eka Issetiabudi
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top