Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Corona ke PAD Balikpapan Baru Terasa di Triwulan Kedua

Pemkot Balikpapan meyakini pandemi Virus Corona atau Covid-19 atau virus Corona berdampak pada pendapatan asli daerah. Sektor hotel dan pariwisata sangat berpengaruh atas wabah ini.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  18:15 WIB
Kota Balikpapan
Kota Balikpapan

Bisnis.com, BALIKPAPAN -  Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan meyakini pandemi Virus Corona atau Covid-19 atau virus Corona berdampak pada pendapatan asli daerah. Sektor hotel dan pariwisata sangat berpengaruh atas wabah ini.

Haemusri Umar, Pelaksana Tugas Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Pemkot Balikpapan, mengatakan bahwa pengaruh tersebut belum akan terasa dalam waktu dekat. Pemerintah pusat baru mengeluarkan kebijakan khusus untuk tidak pergi ke luar kota atau negeri pada dua pekan terakhir.

“Nanti dilihat setelah akhir bulan di bulan Maret ini. Dampak akan terasa pada triwulan kedua pada pelaporan di bulan April, Mei, dan Juni. Yang disebabkan keadaan luar biasa penanganan Covid-19 mulai pemerintah pusat, provinsi dan kota,” katanya melalui pesan instan kepada Bisnis, Senin (23/3/2020).

Haesmusri menjelaskan bahwa sampai 19 Maret, penerimaan 11 pajak daerah Kota Balikpapan telah mencapai Rp108 miliar. Realisasi ini 21,14 persen dari target yang telah ditetapkan.

Tahun ini, Pemerintah Balikpapan menargetkan penerimaan pajak daerah sebesar Rp515 miliar. Sementara itu retribusi daerah sebesar Rp65 miliar.

Ditotal dengan pendapatan lain yang sah, jumlah keseluruhannya Rp583 miliar. Dari jumlah tersebut, pajak hotel dipatok Rp42 miliar. Sedangkan pajak restoran Rp90 miliar.

“Target hingga Maret 2020 nanti sebesar Rp128.823.607.150  Itu berdasarkan perhitungan target sebelumnya,” imbuhnya.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan bahwa pemerintah sedang mengkaji langkah untuk menjaga dunia usaha. Sektor hotel dan restoran yang sangat berdampak dari Corona akan berpengaruh pada kontribusi pendapat asli daerah (PAD).

“Selama ini PAD Kota Balikpapan lebih besar diperoleh dari pajak hotel dan restoran. Saya belum bisa bayangkan berapa besar akan turunnya [perolehan pajak],” katanya di Kantor Wali Kota Balikpapan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot balikpapan Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top