Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kelompok Pertama Rapid Test Balikpapan Negatif Corona

Uji cepat untuk kelompok pertama dilakukan kepada 50 tenaga medis akhir pekan lalu, Sabtu (28/3/2020). Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan bahwa hasilnya sudah keluar.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  19:27 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Pemerintah pusat telah mengirimkan 700 alat uji cepat atau rapid test pandemi Covid-19 atau virus Corona untuk Balikpapan, Kalimantan Timur. Ini dikhususkan kepada perawat dan tenaga medis yang bersinggungan langsung dengan Corona.

Uji cepat untuk kelompok pertama dilakukan kepada 50 tenaga medis akhir pekan lalu, Sabtu (28/3/2020). Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan bahwa hasilnya sudah keluar.

“Kelompok pertama ini semua hasilnya negatif,” katanya di Kantor Wali Kota, Senin (30/3/2020).

Wanita yang disapa Dio menjelaskan bahwa rapid test sifatnya pemindaian. Oleh sebab itu, dalam jangka 5—10 hari dilakukan pemeriksaan ulang.

“Karena kita lihat kembali pembentukan antibodi jika memang terpapar virus,” jelasnya.

Selain tenaga medis, prioritas kedua rapid test yaitu orang dalam pantauan (ODP). Mereka nanti akan diberi surat pengantar untuk melakukan tes.

Tes cepat untuk prioritas tersebut dipastikan tidak dipungut biaya. Semua akan ditanggung pemerintah, termasuk jika ada dana tambahan.

“Biaya tambahan itu mungkin berkaitan dengan pemeriksaan yang butuh bahan media habis pakai, sehingga jika ada pembiayaan itu akan dibayar oleh pemerintah,” ungkap Dio.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top