Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Balikpapan Bisa Uji Swab Sendiri, Kurang Sejam Hasilnya Didapat

Pasien dalam pengawasan (PDP) bisa mengetahui apakah dia positif atau negatif corona dalam waktu 45 menit.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 11 Mei 2020  |  19:11 WIB
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Eddi Iskandar.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Eddi Iskandar.

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan kini tak perlu lagi mengirim sampel bagian belakang hidung dan tenggorokan atau tes swab ke Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta atau Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Eddi Iskandar mengatakan bahwa tes cepat molekuler (TCM) sudah diterima. Barang tersebut segera dioperasikan.

“Kita sudah terima cartridge-nya untuk pemeriksaan Covid-19. Kita terima 60 cartridge,” katanya di Kantor Wali Kota Balikpapan, Senin (11/5/2020).

Eddi menjelaskan bahwa dengan adanya TCM, pasien dalam pengawasan (PDP) bisa mengetahui apakah dia positif atau negatif corona dalam waktu 45 menit.

Sebelumnya, petugas kesehatan menunggu lama hasil swab karena harus mengirim ke Jakarta atau Surabaya. Belum lagi saat ini jadwal penerbangan tidak rutin.

“Alat TCM kita ada 4 cartridge kalau sekali jalan. Sehari bisa 6 kali operasional. Maka dari itu, bisa 24 kali pemeriksaan,” jelasnya.

Dengan adanya TCM, pasien yang masuk ruang isolasi semuanya adalah yang terkonfirmasi positif corona. Apabila negatif, masuk rawat inap.

“Setelah 14 hari, hari ke-17 pasien periksa lagi TCM. Saat itu juga ketahuan. Kemudian 5 hari diulang. Jadi perawatan paling lama sekira 20 hari. Lebih cepat dibanding sekarang kira-kira 30 sampai 40 hari,” ucap Eddi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan Virus Corona
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top