Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gubernur Kaltim Soroti Pelayanan PTSP belum Maksimal

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor memimpin rapat koordinasi membahas Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 23 Tahun 2020 tentang Perubahan ketiga Atas Pergub Nomor 30 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Kaltim.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  22:12 WIB
Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor - Bisnis
Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor - Bisnis

Bisnis.com,BALIKPAPAN – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor memimpin rapat koordinasi membahas Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 23 Tahun 2020 tentang Perubahan ketiga Atas Pergub Nomor 30 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Kaltim.

Gubernur Isran Noor mengatakan bahwa PTSP Kaltim diharapkan berperan melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya promotif, informatif dan bisa memberikan pelayanan untuk mengundang atau menarik investasi yang lebih luas baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Saya mengamati pelayanan PTSP kita belum maksimal,” katanya saat membuka rapat yang dikutip dari situs resmi Pemerintah Kaltim, Rabu (27/5/2020).

Isran menjelaskan bahwa belum memuaskannya pelayanan adalah perizinan dalam waktu jangka pendek. Semestinya pengurusan perizinan itu bisa dilakukan dalam waktu yang cepat. Jika permohonan dimasukkan pagi, maka sore sudah bisa diterbitkan.

Izin pemasukan daging beku dari luar menjadi contoh yang disebutkan Gubernur Isran. Praktiknya saat ini, PTSP masih harus minta rekomendasi dulu dari Dinas Peternakan.

“Seharusnya Dinas Peternakan yang langsung memberikan perizinan,” jelasnya

Begitu juga dengan izin trayek dari Dinas Perhubungan dan izin perdagangan dari Disperindagkop. Pelayanan cepat akan membantu masyarakat untuk melakukan aktivitas selanjutnya.

Yang ada saat ini masyarakat justru mondar-mandir hanya untuk urusan izin. Gubernur menyarankan lebih bijak bila perizinan diberikan langsung oleh dinas yang terkait agar pelayanan perizinan bisa dilakukan lebih cepat.

“Cuma satu hal yang harus diperhatikan. Jangan mempersulit kalau bisa dipermudah. Hindarkan juga pungutan-pungutan,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top