Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonomi Kalimantan Minus 4,35 Persen pada Kuartal II/2020

Kepala BPS Kaltim Anggoro Dwitjahyono mengatakan bahwa triwulan II/2020, laju ekonomi Kalimantan minus 4,35 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  20:48 WIB
Aktivitas bongkar muat batu bara di salah satu tempat penampungan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (3/10/2018). - ANTARA/Irwansyah Putra
Aktivitas bongkar muat batu bara di salah satu tempat penampungan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (3/10/2018). - ANTARA/Irwansyah Putra

Bisnis.com, BALIKPAPAN -- Ekonomi Kalimantan secara umum dilihat dari tahunan, semester, dan kuartalan tidak menunjukkan tanda pertumbuhan atau semuanya mengalami kontraksi.

Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur (BPS Kaltim) Anggoro Dwitjahyono mengatakan bahwa triwulan II/2020, laju ekonomi Kalimantan minus 4,35 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Begitu juga jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (quarter to quarter/qtq). Kinerja ekonomi Pulau Kalimantan pada Triwulan II-2020 turun sebesar 5,81 persen," ujarnya, Rabu (5/8/2020).

Anggoro menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Borneo hingga semester I/2020 juga mengalami kontraksi. Akan tetapi tidak sebesar tahunan atau qtq, yaitu sebesar 1,03 persen.

Diamati secara spasial, pertumbuhan ekonomi triwulan II secara tahunan menempatkan Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan kontraksi pertumbuhan terendah dibandingkan dengan wilayah lainnya di Pulau Kalimantan, yaitu minus 2,61 persen.

Selanjutnya adalah Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan koreksi sebesar 3,15 persen, lalu Kalimantan Utara (Kaltara) 3,35 persen, Kalimantan Barat (Kalbar) 3,40 persen, dan Kalimantan Timur (Kaltim) 5,46 persen.

Sementara dilihat dari struktur perekonomiannya, kontribusi daerah masih didominasi oleh Kaltim sebesar 49,09 persen.

“Diikuti Kalbar sebesar 16,66 persen, Kalsel sebesar 14,41 persen, Kalteng sebesar 11,86 persen, dan Kaltara sebesar 7,98 persen,” jelas Anggoro.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi kalimantan
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top