Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bertransaksi Melalui QRIS, Aman dan Menguntungkan

Dengan menggunakan QRIS, pengguna tidak perlu repot memasang aplikasi pembayaran untuk membayar transaksi yang menggunakan Quick Response Code.
Rachmad Subiyanto
Rachmad Subiyanto - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  19:19 WIB
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Bimo Epyanto membuka Webinar Pembayaran Digital Menggunakan QRIS di era pandemi. - JIBI/Istimewa
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Bimo Epyanto membuka Webinar Pembayaran Digital Menggunakan QRIS di era pandemi. - JIBI/Istimewa

Bisnis.com, BALIKPAPAN—Kehadiran QRIS atau QR Code Indonesian Standard yang sudah diperkenalkan Bank Indonesia sejak 17 Agustus 2019 menjadi blessing in disguise di masa pandemi Covid-19. Melalui QRIS, masyarakat dapat menjalankan imbauan untuk melakukan jaga jarak fisik dan sosial saat bertransaksi.

Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Ricky Satria mengatakan bahwa QRIS mempermudah konsumen melakukan pembayaran serta pembeli dalam menerima pembayaran karena sifatnya yang omnichannel. Pengguna, lanjutnya, tidak perlu repot memasang aplikasi pembayaran untuk membayar transaksi yang menggunakan Quick Response Code.

“Hampir 4,2 juta merchant di Indonesia telah merasakan manfaat menggunakan QRIS,” ujarnya dalam Seminar Daring Pembayaran Digital Menggunakan QRIS di Era New Normal yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Senin (10/7/2020).

Ricky menambahkan ada beberapa manfaat yang dapat diterima merchant saat menggunakan QRIS. Pertama, menerima pembayaran secara higienis. Kedua, mengikuti tren sehingga dapat meningkatkan penjualan. Ketiga, transaksi yang dilakukan tercatat dan langsung masuk rekening. Keempat, tidak memerlukan uang kembalian dan bebas risiko pencurian dan uang palsu. Kelima, membangun credit profile dengan mudah. Terakhir, murah dan bebas biaya bagi usaha mikro.

“Sementara bagi konsumen, keuntungannya lebih higienis tanpa kontak fisik, transaksi cepat dan pengeluaran tercatat, aman dan terlindungi karena diawasi Bank Indonesia, efisien tanpa uang kembalian dan bebas biaya, serta kekinian dan gratis,” tuturnya.

Berdasarkan data Bank Indonesia hingga 31 Juli 2020, jumlah merchant yang telah menggunakan QRIS mencapai 23.201 unit (Kota Balikpapan, Kab. Paser, dan Kab Penajam Paser Utara) dengan 20.815 unit di antaranya berada di Kota Balikpapan. Ricky menyebutkan sebagian besar merchant adalah usaha mikro yang jumlahnya mencapai 12.681 unit.

“Covid-19 mengakselerasi adopsi digital customer dan pedagang di berbagai sektor khususnya perdagangan online dan digital payment,” tuturnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Bimo Epyanto menambahkan pandemi Covid-19 memang telah mengubah pola hidup masyarakat. Dengan memanfaatkan QRIS, Bimo menyebut menjadi salah satu upaya menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

“Masyarakat pun harus tetap mematuhi protokol kesehatan agar proses relaksasi berjalan aman, tertib, dan lancar,” katanya

Sementara itu, dr. Reisa Broto Asmoro yang menjabat sebagai Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa selain tetap menjalankan protokol kesehatan dan pola hidup sehat, upaya lain juga bisa dilakukan untuk meminimalisasi penularan Covid-19.

“Misalnya payment cashless. Kalau pembayaran digital bisa lebih aman. Dan rasa aman itu yang paling utama,” katanya.

Kendati demikian, dia juga mengimbau agar tak terlalu panik dan stress saat menerima transaksi dengan uang tunai. Cuci tangan dan jangan memegang wajah sebelum mencuci tangan bisa menjadi upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Tangkapan layar Seminar Daring Pembayaran Digital Menggunakan QRIS di Era New Normal yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Senin (10/7/2020)./JIBI-Istimewa

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia balikpapan
Editor : Media Digital
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top