Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Balikpapan Pertimbangkan Terapkan Kembali Jam Malam

Pemerintah Kota Balikpapan berencana menerapkan jam malam guna menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Rachmad Subiyanto
Rachmad Subiyanto - Bisnis.com 04 September 2020  |  09:30 WIB
Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan perkembangan terbaru positif Corona di wilayahnya, Jumat (20/3/2020) -  Jaffry Prabu P./Bisnis
Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan perkembangan terbaru positif Corona di wilayahnya, Jumat (20/3/2020) - Jaffry Prabu P./Bisnis

Bisnis.com, BALIKPAPAN—Pemerintah Kota Balikpapan berencana menerapkan jam malam guna menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan bahwa pemberlakuan jam malam mempertimbangkan meningkatnya kasus terkonfirmasi positif di Kota Minyak. Saat ini, pemerintah masih mengkaji tempat dan lokasi pembatasan jam malam.

“Untuk sementara, penerapannya akan ditujukan kepada tempat maupun pelaku usaha yang beraktivitas sampai tengah malam karena saat tengah malam terdapat potensi untuk tidak menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Saat ini, pemerintah kota sudah menerbitkan peraturan wali kota untuk mewajibkan penggunaan masker di luar ruangan bagi masyarakat. Nantinya, apabila ada pembatasan aktivitas di malam hari, Rizal menyebut akan ada surat edaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menyampaikan bahwa sejumlah rumah sakit rujukan telah menambah kapasitas tempat tidur untuk merawat pasien Covid-19. Dengan demikian, penambahan daya tamping tempat tidur menjadi 306 tempat tidur dari sebelumnya 212.

"Saat ini, jumlah pasien Covid-19 yang perlu menjalani perawatan dapat tertampung di rumah sakit, sebanyak 240," ungkapnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan
Editor : Rachmad Subiyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top