Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonomi Kaltim Masih Hadapi Tantangan Pemulihan

Kondisi ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) di kuartal III/2020 minus 4,61 persen terhadap kuartal III/2019.
Muhammad Mutawallie Sya'rawie
Muhammad Mutawallie Sya'rawie - Bisnis.com 06 November 2020  |  14:21 WIB
Kantor Gubernur Kaltim. - kaltimprov.go.id
Kantor Gubernur Kaltim. - kaltimprov.go.id

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Kondisi ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) di kuartal III/2020 minus 4,61 persen terhadap kuartal III/2019.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Anggoro Dwitjahyono mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Bumi Etam berlawanan dengan capaian Triwulan III-2019 yang tumbuh sebesar 6,31 persen secara tahunan atau year-to-year (yoy).

“Perekonomian Provinsi Kalimantan Timur triwulan III-2020 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp144,24 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp116,98 triliun,” katanya melalui konferensi virtual, Rabu (5/8/2020).

Anggoro menjelaskan bahwa dari sisi produksi, Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi secara tahunan dicapai oleh lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial yang tumbuh sebesar 16,02 persen. Sementara pengeluarannya, pertumbuhan tertinggi dari komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 0,64 persen.

Dilihat dari kuartal II atau quarter to quarter (qtq), laju pertumbuhan ekonomi Kaltim tumbuh sebesar 2,39 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha transportasi dan pergudangan yang tumbuh sebesar 13,75 persen. Sementara pengeluarannya, pertumbuhan tertinggi terjadi pada konsumsi pemerintah sebesar 21,84 persen.

“Ekonomi Kalimantan Timur secara kumulatif Triwulan I-2020 sampai dengan Triwulan III-2020 terhadap Triwulan I-2019 s.d Triwulan III-2019 turun sebesar minus 2,94 persen,” papar Anggoro.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top