Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Raih Predikat The Most Trusted Company, Rahmad Pribadi Pastikan Pupuk Kaltim Terapkan GCG Secara Konsisten

Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen Pupuk Kaltim yang secara konsisten menerapkan praktik Good Corporate Governance (GCG) berdasarkan Corporate Governance Perception Index (CGPI) dalam menjamin keberlangsungan bisnis perusahaan.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  20:05 WIB
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi (dua kiri) menerima penghargaan The Most Trusted Companies pada ajang Indonesia Most Trusted Company 2020 dengan predikat Sangat Terpercaya. - JIBI/Istimewa
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi (dua kiri) menerima penghargaan The Most Trusted Companies pada ajang Indonesia Most Trusted Company 2020 dengan predikat Sangat Terpercaya. - JIBI/Istimewa

Bisnis.com, BONTANG—Pupuk Kaltim kembali meraih penghargaan The Most Trusted Companies pada ajang Indonesia Most Trusted Company 2020. Pupuk Kaltim meraih predikat Sangat Terpercaya dan menjadi predikat tertinggi pada ajang tersebut.

Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen Pupuk Kaltim yang secara konsisten menerapkan praktik Good Corporate Governance (GCG) berdasarkan Corporate Governance Perception Index (CGPI) dalam menjamin keberlangsungan bisnis perusahaan. Penghargaan diterima oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi dari Chairman IICG Gendut Suprayitno didampingi Chief Editor of SWA Kemal E. Gani di Hotel Shangri-La Jakarta, pada Kamis (17/12).

Rahmad Pribadi mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan komitmen dan hasil kerja keras mulai dari top management hingga seluruh karyawan yang secara konsisten menempatkan kebijakan GCG sebagai salah satu strategi keberlanjutan perusahaan. Upaya tersebut menjadi fokus perhatian Pupuk Kaltim agar implementasi strategi dan kebijakan dalam membangun keunggulan bersaing berdasarkan prinsip GCG dapat diterapkan dengan lebih baik.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa menerapkan seluruh aspek GCG di dalam proses bisnis Perusahaan,” kata Rahmad Pribadi.

Rahmad menambahkan untuk mengukur implementasi tata kelola perusahaan yang sesuai prinsip GCG, Pupuk Kaltim telah melakukan evaluasi dan asesmen CGPI sejak 2018 sebagai upaya tindak lanjut perbaikan guna peningkatan strategi serta kebijakan pengelolaan perusahaan yang lebih optimal, utamanya dengan mengawal strategi maupun kebijakan yang terkait dengan membangun keunggulan bersaing dalam kerangka GCG.

“Pupuk Kaltim juga terus berupaya melaksanakan inovasi pada model bisnis, proses bisnis dan sosial-lingkungan yang sejalan dengan prinsip GCG,” ujar Rahmad Pribadi.

Perubahan tata kelola perusahaan juga ditinjau dari berbagai aspek, seperti teknologi, produk, pasar, manajemen sistem, aspek kepatuhan melalui laporan keuangan, SDM, serta faktor input lain dalam memperkuat strategi bisnis perusahaan.

“Melalui sejumlah strategi dan kebijakan, Pupuk Kaltim terus mengoptimalkan tata kelola perusahaan yang sejalan dengan prinsip GCG secara konsisten. Hal ini bagian yang tak terpisahkan dari pengembangan model bisnis yang dijalankan Perusahaan,” tambah Rahmad.

Indonesia Most Trusted Company 2020 merupakan bagian dari Indonesia Good Corporate Governance Award, sebagai apresiasi kepada perusahaan yang dinilai konsisten menerapkan tata kelola GCG yang menitikberatkan pada 3 aspek, diantaranya struktur, proses dan governansi yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ajang penghargaan ini merupakan hasil kerjasama antara The Indonesian Institute for Corporate Covernance (IICG) dengan Majalah SWA.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pupuk kaltim
Editor : Media Digital
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top