Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Positif Covid 19 Balikpapan Melonjak Jelang Akhir Tahun

Jumlah tempat tidur di ruang isolasi seluruh rumah sakit telah ditempati sebanyak 265 ruangan dari kapasitas 304 ruangan yang ada.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  20:39 WIB
Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. - Antara/Novi Abdi
Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. - Antara/Novi Abdi

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Kota Balikpapan mencatatkan kasus terkonfirmasi positif Covid 19 paling tinggi dalam dua pekan terakhir.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Balikpapan menyatakan bahwa klaster yang terus meningkat semenjak awal Desember lalu, kini sudah tidak dapat didata secara terpisah.

Wali Kota Balikpapan sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 juga melaporkan bahwa per 30 Desember, jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 85 kasus. Dimana jumlah tempat tidur di ruang isolasi seluruh rumah sakit telah ditempati sebanyak 265 ruangan dari kapasitas 304 ruangan yang ada.

"Untuk saat ini ICU khusus Covid-19 sudah penuh dan kapasitas rumah sakit juga semakin terbatas karena diisi pasien Covid-19 lain dari luar kota," ujarnya, Rabu (30/12/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan rumah sakit dalam rangka menambah kapasitas ruangan khusus perawatan Covid-19 seperti di RS Kanujoso Djatiwibowo dan RS Pertamina Balikpapan.

"Sebelumnya rumah sakit ini memiliki fasilitas yang sebelumnya digunakan untuk menangani pasien Covid-19," katanya.

Sementara itu, Rizal, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan mengapresiasi Asosiasi Pengelola Pusat Belanja DPD Kaltim yang membatasi jam operasional pada 31 Desember 2020, yaitu mulai pukul 11.00 hingga pukul 20.00 Wita.

"Dari rapat koordinasi antara kepolisian dan asosiasi mal sepakat bahwa besok (31/12) mal buka hingga pukul 20.00 Wita," ungkapnya.

Rizal menambahkan, beberapa tempat fasilitas umum, tempat wisata, tempat jasa hiburan juga ditutup sementara.

"Masyarakat kami mohon untuk sangat memahami kondisi ini, karena kerumunan sangat berpotensi sekali untuk penyebaran Covid-19 yang saat ini sedang meningkat di Balikpapan," pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim balikpapan
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top