Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Pusat Siapkan 10 Juta Bibit Bakau untuk IKN

Sebagai informasi, target calon lokasi persemaian mangrove modern berlokasi di Saliki, Muara Badak dan rencana rehabilitasi mangrove di Delta Mahakam seluas 27.244 hektare hingga 2024.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 06 April 2021  |  18:35 WIB
Hutan Mangrove.  - KKP
Hutan Mangrove. - KKP

Bisnis.com, SAMARINDA – Pemerintah Republik Indonesia merencanakan penyediaan 10 juta bibit bakau/mangrove untuk pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Baru di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Amrullah menyatakan pihaknya menyambut baik rencana pemerintah pusat tersebut. "Pelaksanaan pembibitannya di kawasan delta mahakam," ujarnya, Selasa (6/4/2021).

Sementara itu, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono Prawiraatmadja mengatakan bibit tersebut digunakan untuk revitalisasi dan rehabilitasi mangrove di sekitar IKN Baru.

"Diharapkan [dapat] mendukung dan membantu pembangunan hijau di IKN Baru," katanya.

Hartono menambahkan, kedepannya PIM dapat menjadi pusat pembibitan mangrove dan dimanfaatkan sebagai salah satu pusat rehabilitasi mangrove di Benua Etam.

"Kami memperkirakan ada 10 juta bibit mangrove dibutuhkan per tahun hingga 2024," katanya.

Sebagai informasi, target calon lokasi persemaian mangrove modern berlokasi di Saliki, Muara Badak dan rencana rehabilitasi mangrove di Delta Mahakam seluas 27.244 hektar hingga 2024. Sedangkan, lahan mangrove yang perlu direhabilitasi mencapai 52.000 hektare se Kaltim.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim Ibu Kota Dipindah
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top