Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Kaltim: Temuan Uang Palsu 2020 Turun 3 Persen, Pecahan Rp20.000 Paling Banyak

Pecahan Rp20.000 terjadi peningkatan signifikan di tahun 2020 yaitu sebanyak 189 lembar atau meningkat 183 lembar dibandingkan 2019.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 26 April 2021  |  17:39 WIB
Karyawan menghitung uang pecahan Rp.100.000 di salah satu Bank yang ada di Jakarta, Senin (4/6). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan menghitung uang pecahan Rp.100.000 di salah satu Bank yang ada di Jakarta, Senin (4/6). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur mencatat bahwa temuan uang palsu menurun sebesar 3 persen pada 2020 secara tahunan. 

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Tutuk S.H. Cahyono menyatakan temuan uang palsu pada 2020 terjadi pada pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 dibandingkan dengan 2019.

"Pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 masing-masing turun sebanyak 94 lembar dan 146 lembar," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Senin (26/4/2021).

Selain itu, untuk pecahan Rp20.000 terjadi peningkatan signifikan pada 2020 yaitu sebanyak 189 lembar atau meningkat 183 lembar dibandingkan dengan 2019.

Sementara, pecahan Rp10.000 dan Rp5.000 juga terdapat temuan uang palsu, masing-masing sebanyak lima lembar dan tiga lembar pada 2020 atau masing-masing meningkat sebanyak dua dan satu lembar.

Adapun, Tutuk menyatakan masyarakat perlu mengenali lebih ciri keaslian Rupiah.

"KPwBi Provinsi Kalimantan Timur terus memberikan edukasi Cinta Rupiah kepada masyarakat melalui bebagai macam kanal media," pungkasnya. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia kaltim uang palsu
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top