Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelaku Usaha Pariwisata Balikpapan Optimis Kunjungan Wisata Meningkat pada Semester II

Ketua Asita Kota Balikpapan Tan Lili menyatakan optimisme tersebut seiring dengan upaya Pemkot Balikpapan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 23 Juni 2021  |  21:17 WIB
Pelaku Usaha Pariwisata Balikpapan Optimis Kunjungan Wisata Meningkat pada Semester II
Pulau Derawan. - Bisnis.com/Gloria F.K. Lawi

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Association of The Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) Balikpapan optimis kunjungan wisatawan meningkat pada 2021.

Ketua Asita Kota Balikpapan Tan Lili menyatakan optimisme tersebut seiring dengan upaya Pemkot Balikpapan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Optimis di semester II tahun ini pariwisata akan bangkit kembali. Karena pada Juli sudah ada pemesanan untuk wisata lokal," ujarnya, Rabu (23/6/2021).

Selain itu, peletakan batu pertama (groundbreaking) ibukota negara yang direncanakan pada paruh kedua tahun ini dinilai akan memberikan dampak positif, khususnya sektor pariwisata.

Meskipun, saat ini hanya mengandalkan wisatawan nusantara dari lokal.

"Wisatawan lokal tetap menjadi andalan di tengah pandemi. Destinasi tetap Derawan dan wisata pantai lainnya," terang Lili.

Dia melanjutkan, pariwisata sudah mulai menunjukkan pemulihan pasca lebaran atau akhir Mei lalu oleh wisatawan lokal.

"Hingga pertengahan Juni 2021 masih bagus, tapi [karena] pengetatan maka secara otomatis langsung kembali turun," katanya.

Dia menuturkan bahwa pemesanan  perjalanan wisata sudah mencapai 100 tiket untuk rute Bali, Jogja dan Balikpapan.

Namun, dengan diterapkannya pengetatan mobilitas kembali, membuat wisatawan harus menunda waktu berwisatanya.

"Tidak sampai membatalkan, hanya menunda," tuturnya.

Adapun, dia menyebutkan kegiatan pariwisata selama ini telah mengedepankan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety Environment (CHSE).

"Protokol kesehatan tetap kami utamakan. Karena inilah yang menjadi kunci juga dalam wisata untuk membangun kepercayaan agar bisa berwisata dengan aman," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim balikpapan
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top