Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tingkatkan Ketahanan Stok, Pertamina Tambah Titik Suplai LPG di Kaltim

PPN mencatat sejak Sabtu, (11/9), titik suplai tambahan yakni SPBE PT. Mashud Bersaudara Internasional, Kutai Kartanegara telah resmi menyuplai LPG bulk (curah) ke SPBE lain menggunakan mobil pengangkut LPG atau skidtank.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 17 September 2021  |  08:23 WIB
Tingkatkan Ketahanan Stok, Pertamina Tambah Titik Suplai LPG di Kaltim
Ilustrasi

Bisnis.com, BALIKPAPAN – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan Sub Holding Commercial & Trading menambah titik suplai LPG 3 kilogram untuk meningkatkan ketahanan bahan bakar di Kalimantan Timur. 

Susanto August Satria selaku Area Manager Comm., Rel., & CSR Pertamina Kalimantan menyatakan hal tersebut sebagai wujud komitmen untuk memastikan pemenuhan kebutuhan bahan bakar LPG bagi masyarakat yang membutuhkan.

PPN mencatat sejak Sabtu, (11/9), titik suplai tambahan yakni SPBE PT. Mashud Bersaudara Internasional, Kutai Kartanegara telah resmi menyuplai LPG bulk (curah) ke SPBE lain menggunakan mobil pengangkut LPG atau skidtank.

“SPBE yang mendapat pasokan dari titik suplai PT. Mashud Bersaudara Internasional yaitu SPBE PT. Sangkulirang Energi Utama, PT. Anugrah Cahaya Gemilang Sejahtera, dan PT. Barokah Energi Perkasa. Dari ketiga SPBE tersebut kemudian produk LPG 3Kg akan dikemas ke dalam tabung dan disalurkan ke masyarakat”, ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip, Kamis (16/9/2021).

Di sisi lain, Sales Area Manager Kaltimut (Kalimantan Timur dan Utara) Gusti Anggara menyampaikan bahwa Pertamina secara bertahap akan menambah jumlah skidtank yang mengisi di titik suplai tambahan tersebut, untuk mempercepat penyaluran bahan bakar kepada masyarakat.

“Saat ini, terdapat tiga unit skidtank yang sudah resmi melakukan pengisian di titik suplai tersebut, kedepannya secara bertahap kami akan melakukan penambahan hingga delapan unit skidtank”, terangnya.

Dengan beroperasinya titik suplai tambahan tersebut, Pertamina mampu meningkatkan ketahanan stok LPG 3Kg dari semula 3,6 hari kini mampu bertahan menjadi 5,4 hari.

Gusti berharap penambahan titik suplai ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat miskin akan bahan bakar LPG 3Kg dengan lebih baik.

Adapun, Pertamina mengajak masyarakat yang mampu agar beralih menggunakan Bright Gas 5,5 Kg atau 12 Kg Non Subsidi. Pasalnya, menurut ketentuan bahwa LPG 3 Kg hanya diperuntukkan untuk masyarakat miskin.

"Dengan membeli Bright Gas Non Subsidi, setidaknya masyarakat mampu telah membantu masyarakat miskin secara tidak langsung," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina lpg Pertamina Patra Niaga
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top