Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Mutilasi di Banjarmasin, Jaksa: Pelaku Punya Kecenderungan Psikopat

Seorang pria di Banjarmasin berinisial HP (50) terancam hukuman mati. Sebab, pelaku tega menghabisi korban dengan cara dimutilasi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Oktober 2021  |  23:38 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, KALIMANTAN SELATAN - Seorang pria berinisial HP (50), warga Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan terancam hukuman seumur hidup atau mati.

Pasalnya, ia tega melakukan pembunuhan terhadap RH (34) secara sadis atau dengan cara dimutilasi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin, Radityo Wisnu Aji mengatakan, atas perbuatannya itu pelaku disangkakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dalam dakwaan primer dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dalam dakwaan sekunder.

Kedua pasal tersebut disangkakan kepada HP karena hasil pemeriksaan medis itu dipastikan yang bersangkutan tidak mengalami gangguan jiwa.

"Hasil pemeriksaan ahli, yang bersangkutan tidak mengidap gangguan jiwa. Akan tetapi, memang kecenderungan psikopat karena sering melihat video sadis di internet, termasuk tentang pemenggalan kepala," terangnya dikutip dari Antara.

Sembari menunggu persidangan, kata dia, tersangka saat ini masih ditahan di Polsekta Banjarmasin Barat sebagai tahanan titipan JPU.

Sebagai informasi, kasus mutilasi itu dilakukan pelaku di Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat pada Rabu (2/6/2021).

Saat ditemukan itu korban RH diketahui tewas mengenaskan dalam kondisi kepala terpisah dengan tubuhnya.

Mendapat laporan tersebut polisi langsung bergerak cepat dan berhasil meringkus pelaku kurang dari 1x24 jam.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mutilasi

Sumber : Antara

Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top