Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Pesan Khusus Kaltim kepada Pemerintah Pusat Terkait Pulau Maratua

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim menyatakan Pulau Maratua adalah kawasan pariwisata khusus pulau terluar, sekaligus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 10 November 2021  |  21:57 WIB
Pulau Maratua - indonesia.travel
Pulau Maratua - indonesia.travel

Bisnis.com, SAMARINDA – Dinasi Pariwisata Kalimantan Timur menyampaikan agar pemerintah pusat ikut berperan aktif terkait kepariwisataan di Pulau Maratua, Kabupaten Berau.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim menyatakan Pulau Maratua adalah kawasan pariwisata khusus pulau terluar, sekaligus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Rencana detailnya juga langsung dipandu oleh Kementerian PU,” ujarnya, Rabu (10/11/2021).

Wanita yang akrab disapa Yuni itu berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dapat membantu merealisasikan regulasi terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Pulau Maratua.

“Kami sudah ada RDTR, tapi tidak bisa action karena kewenangan itu ada di pemerintah pusat,” katanya.

Selain itu, dia menuturkan bahwa Pulau Maratua menyajikan wisata taman bawah laut, dimana merupakan area konservasi dibawah pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan.

“Nah, tentu pola wisatanya berbeda. Jadi, di samping kita outdoor matahari ya, tapi experience-nya [ditonjolkan],” tuturnya.

Adapun, dia berharap agar semua pihak jangan sampai merusak biota yang ada, membuang sampah ke laut, meninggalkan makanan dan plastik selama berwisata di tempat konservasi.

Sebagai informasi, Kementerian PU telah menetapkan 89 Kabupaten/Kota sebagai lokasi prioritas pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) sesuai RPJMN 2020—2024.

Melalui pendekatan spasial, Kementerian PU fokus pada 10 DPP kabupaten/kota, 8 Destinasi Pengembangan, dan 1 Destinasi Revitalisasi (Bali).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top