Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fase Sunset dan Sunrise Lapangan Usaha di Kaltara, Menurut Bank Indonesia

Deputi Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara Bambang Irwanto menyatakan berdasarkan pemetaan, terdapat beberapa sub Lapangan Usaha (LU) yang memiliki share PDRB tinggi namun dengan potensial growth yang bernilai negatif atau mengalami penurunan growth dari waktu ke waktu.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 22 November 2021  |  15:03 WIB
Pekerja pabrik pulang seusai bekerja di salah satu pabrik makanan di Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Bisnis - Abdurachman
Pekerja pabrik pulang seusai bekerja di salah satu pabrik makanan di Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, SAMARINDA –- Bank Indonesia membeberkan beberapa lapangan usaha Kalimantan Utara yang memasuki fase sunset dan sunrise.

Deputi Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara Bambang Irwanto menyatakan berdasarkan pemetaan, terdapat beberapa sub Lapangan Usaha (LU) yang memiliki share PDRB tinggi namun dengan potensial growth yang bernilai negatif atau mengalami penurunan growth dari waktu ke waktu.

“Untuk sub LU tersebut, dalam jangka pendek (short term) masih dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi utama,” ujarnya yang dikutip dari keterangan tertulis, Senin (22/11/2021).

Bambang menjelaskan fase sunset adalah kondisi dimana lapangan usaha tersebut mengalami potential growth dan share PDRB yang menuju arah negatif. Sedangkan, fase sunrise adalah kebalikan dari fase sunset.

Potential Growth dihitung dari deviasi pertumbuhan baseline terhadap rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir,” katanya

Lapangan usaha yang memasuki fase sunset diantaranya yaitu pertambangan bijih logam, industri kertas dan barang dari kertas, asuransi dan dana pensiun, jasa pertanian dan perburuan, jasa penunjang keuangan dan industri alat angkutan.

Kemudian, lapangan usaha yang memasuki fase sunrise a.l konstruksi, perdagangan besar dan eceran, bukan mobil dan sepeda motor, kehutanan dan penebangan kayu, informasi dan komunikasi serta jasa pendidikan.

Adapun, Bambang juga menjelaskan sejumlah lapangan usaha yang memiliki potensi untuk berkembang, tetapi masih mengalami penurunan PDRB seperti, jasa kesehatan dan kegiatan sosial, real estate, penyediaan akomodasi, tanaman hortikultura dan peternakan.

“Kedepannya, kuadran berwarna hijau (sunrise) berpotensi tinggi untuk menjadi new source of growth dan dapat menjadi andil utama pertumbuhan ekonomi Kaltara ke depannya,” pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top