Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemandirian Fiskal Kaltim Cetak Rekor Tertinggi Sejak 2019

Pemprov Kaltim tercatat memiliki kemandirian fiskal tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 24 Oktober 2022  |  21:25 WIB
Kemandirian Fiskal Kaltim Cetak Rekor Tertinggi Sejak 2019
ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, BALIKPAPAN –– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tercatat memiliki kemandirian fiskal tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Hal ini tidak terlepas dari tingkat kemandirian fiskal yang makin menguat, dilihat dari Derajat Otonomi Fiskal (DOF) pada kuartal II/2022 sebesar 72,37 persen.

Berdasarkan data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kaltim, DOF Kaltim tercatat paling tinggi sepanjang tiga tahun terakhir dan terendah pada kuartal I/2019 yaitu 42,63 persen.

Secara tahunan, DOF Kaltim terus meningkat sejak 2019 yaitu 47,81 persen, meningkat jadi 51,44 persen 2020 dan 62,67 persen pada 2021.

Kemudian, realisasi pendapatan kuartal II/2022 mencapai Rp4,68 triliun atau meningkat 29,51 persen (yoy).

"Penyebab utama naiknya realisasi pendapatan tersebut akibat peningkatan realisasi PAD (Pendapatan Asli Daerah) khususnya komponen pajak daerah yang menguat hingga 49,56 persen (yoy), yaitu dari Rp2,26 triliun menjadi Rp3,39 triliun," dikutip dari Laporan Perekonomian Provinsi Kaltim Agustus 2022, Senin (24/10/2022).

Sebagaimana diketahui, pendapatan pajak daerah meningkat hingga 51,19 persen (yoy) yang menyebabkan pangsa PAD pada APBD Pemprov Kaltim pada kuartal II/2022 juga mengalami peningkatan yaitu mencapai 72,37 persen.

Adapun, capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pangsa pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 62,67 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top