Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Positif Covid-19 di Balikpapan Meningkat, Didominasi Pekerja

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyebutkan peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 didominasi oleh pekerja.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 31 Oktober 2022  |  18:35 WIB
Kasus Positif Covid-19 di Balikpapan Meningkat, Didominasi Pekerja
Tenaga kesehatan menyuntikkan cairan vaksin dosis ketiga kepada warga lansia saat vaksinasi booster Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Rabu (12/1/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, SAMARINDA –– Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyebutkan peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 didominasi oleh pekerja.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty menyatakan kelompok paling tinggi terpapar Covid-19 berasal dari kelompok pekerja di Balikpapan yang melakukan screening untuk masuk ke lokasi kerja.

“Hampir 75 persen dari semua kasus ini terdeteksi dari tenaga kerja yang menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR),” ujarnya di Balikpapan, Senin (31/10/2022).

Jika dirinci, wilayah Kecamatan Balikpapan Utara terdapat 52 kasus, Balikpapan Selatan 42 kasus, Balikpapan Kota 41 kasus, Balikpapan Tengah 25, Balikpapan Timur 23 kasus dan Balikpapan Barat ada 19 kasus.

"Jadi semua kecamatan sudah ada peningkatan. Sedangkan untuk kelurahan yang terbanyak saat ini adalah Sepinggan Baru, disusul Manggar dan Gunung Samarinda,”  terang Dio, sapaan akrabnya. 

Selanjutnya, dia mengungkapkan bahwa para pekerja yang terkonfirmasi positif Covid-19 berada pada kondisi sehat atau gejala sangat ringan, sehingga melakukan isolasi mandiri (isoman).

Berdasarkan data yang dihimpun DKK Balikpapan, selama tiga pekan terakhir terdapat 343 kasus dengan tiga kasus kematian.

Adapun, Dio mengimbau masyarakat untuk tidak percaya kepada oknum yang menjanjikan sertifikat vaksin tanpa disuntik.

"Memang saat ini kondisi vaksin sedang terbatas namun jangan sampai masyarakat terikut-ikut dan malah bisa terkena sanksi yang sesuai perundangan-undangan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 balikpapan
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top