Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Nelangsa! Penduduk Miskin di Kaltim Naik 6.000 Jiwa per September 2022

Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menyatakan dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah penduduk miskin naik sebanyak 9,13 ribu orang.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 16 Januari 2023  |  14:53 WIB
Nelangsa! Penduduk Miskin di Kaltim Naik 6.000 Jiwa per September 2022
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, BALIKPAPAN –– Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Provinsi Kalimantan Timur naik 6,05 ribu jiwa menjadi 242.300 jiwa, periode September 2022 terhadap Maret 2022.

Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menyatakan dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah penduduk miskin naik sebanyak 9,13 ribu orang.

“Persentase penduduk miskin pada September 2022 tercatat sebesar 6,44 persen, naik 0,13 poin persen terhadap Maret 2022 dan naik 0,17 poin persen terhadap September 2021,” ujarnya dalam Rilis BPS, Senin (16/1/2023).

Sementara itu, berdasarkan daerah tempat tinggal, jumlah penduduk miskin perkotaan naik sebesar 5,39 ribu orang atau naik sebanyak 0,17 poin persen menjadi 4,97persen.

Sedangkan, di perdesaan naik sebesar 0,66 ribu orang atau naik dari 9,64 persen menjadi 9,71 persen pada periode Maret 2022-September 2022.

Selanjutnya, Yusniar menyebutkan Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di Kaltim mengalami penurunan.

Indeks Kedalaman Kemiskinan pada September 2022 sebesar 0,784 , turun dibandingkan Maret 2022 yang sebesar 0,989.

“Demikian juga dengan Indeks Keparahan Kemiskinan, pada periode yang sama mengalami penurunan dari 0,226 menjadi 0,118,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim kemiskinan
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top