Banjir Hulu Sungai Utara, 21.533 Rumah Warga Terdampak

Banjir yang sudah sekitar sepekan melanda bagian wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara juga berdampak pada 175 fasilitas pendidikan, 109 fasilitas umum, dsb.
Banjir masih menggenangi lingkungan permukiman warga di Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (21/3/2023)./Antara-Eddy A.
Banjir masih menggenangi lingkungan permukiman warga di Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (21/3/2023)./Antara-Eddy A.

Bisnis.com, HULU SUNGAI UTARA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat banjir telah berdampak pada 21.533 rumah yang dihuni oleh 26.527 keluarga yang terdiri atas 77.149 orang di 204 desa di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan.

"Data (warga terdampak) terus bertambah, karena banjir mulai merambah daerah bawah, seperti Babirik, Amuntai Selatan, Sungai Pandan, dan Haur Gading," kata Pejabat BPBD Kabupaten Hulu Sungai Utara Hasan di Amuntai, Selasa (21/3/2023).

Menurut data BPBD, banjir yang sudah sekitar sepekan melanda bagian wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara juga berdampak pada 175 fasilitas pendidikan, 109 fasilitas umum, 97 fasilitas milik pemerintah daerah, dan 11 fasilitas kesehatan.

Selain itu, menurut data pemerintah banjir menyebabkan bagian jalan sepanjang 28.581 meter tergenang.

Penjabat Bupati Hulu Sungai Utara Raden Suria Fadliansyah sudah meninjau beberapa daerah yang terdampak banjir dan menginstruksikan instansi pemerintah terkait berkoordinasi untuk mengatasinya.

"Segera bangun koordinasi dan komunikasi khusus dalam menghadapi banjir ini, libatkan instansi terkait dan lintas sektor dan bersama menyatukan langkah di bawah satu komando sehingga bisa maksimal," katanya.

Dia juga sudah memerintahkan BPBD untuk membangun posko siaga tanggap banjir di Siring Tugu Patung Itik di Kota Amuntai.

Warga Kota Amuntai yang terdampak banjir berharap pemerintah daerah menyalurkan bantuan karena sudah sepekan warga susah beraktivitas akibat banjir.

Ketua RT 01 Kelurahan Murung Sari Rizki Prihidayat empat hari lalu sudah mengajukan permohonan bantuan dan menyampaikan data warga yang membutuhkan bantuan ke Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Utara.

"Sudah menyerahkan permohonan dan data, tapi belum menerima bantuan Pak," kata Rizki.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Utara Herwansyah Budi mengatakan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan ke daerah yang paling parah terdampak banjir, termasuk membuka dapur umum dan menyiapkan pos pengungsian.

Dia mengatakan bahwa pengelolaan penyaluran bantuan bagi korban banjir diserahkan kepada BPBD yang rutin memantau dampak banjir dan membantu warga yang terdampak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper