Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IPM Kaltim 2023 Naik 1,09 Persen, Umur Harapan Hidup 74,72 Tahun

IPM merupakan ukuran komposit yang menggabungkan tiga dimensi pembangunan manusia, yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.
Akim (paman) Asut membawa tombak untuk berburu di kawasan hutan Gunung Batu Benau, Desa Sajau Metun, Kabupeten Bulungan, Kalimantan Utara./Antara-Hafidz Mubarak A.
Akim (paman) Asut membawa tombak untuk berburu di kawasan hutan Gunung Batu Benau, Desa Sajau Metun, Kabupeten Bulungan, Kalimantan Utara./Antara-Hafidz Mubarak A.

Bisnis.com, SAMARINDA — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Timur tahun 2023 mencapai 78,20, meningkat 0,84 poin (1,09 persen) dibandingkan tahun sebelumnya (77,36). 

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Timur, Yusniar Juliana mengatakan selama 2020 hingga 2023, IPM Kalimantan Timur rata-rata meningkat sebesar 0,98 persen per tahun.

“IPM merupakan ukuran komposit yang menggabungkan tiga dimensi pembangunan manusia, yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (4/12/2023). 

Dia menambahkan, peningkatan IPM terjadi pada semua dimensi. Dimensi umur panjang dan hidup sehat diukur dengan umur harapan hidup saat lahir (UHH), yang meningkat 0,27 tahun menjadi 74,72 tahun. 

Kemudian, dimensi pengetahuan diukur dengan harapan lama sekolah (HLS) dan rata-rata lama sekolah (RLS), yang masing-masing meningkat 0,18 tahun menjadi 14,02 tahun dan 0,07 tahun menjadi 9,99 tahun. 

Dimensi standar hidup layak diukur dengan pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan, yang meningkat Rp561.000 menjadi Rp13,20 juta per tahun.

“Lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020-2022 yang sebesar 3,82 persen per tahun,” terang Yusniar.

Dia mengungkapkan bahwa Kabupaten Mahakam Ulu dan Kota Samarinda mencatat kenaikan IPM tertinggi. 

Kabupaten Mahakam Ulu mengalami kenaikan IPM sebesar 0,85 poin (1,23 persen) menjadi 70,02, sehingga status pembangunan manusianya meningkat dari “sedang” menjadi “tinggi”. 

Kota Samarinda mengalami kenaikan IPM sebesar 0,89 poin (1,09 persen) menjadi 82,61, yang merupakan capaian tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Kota Samarinda juga memiliki HLS tertinggi, yaitu 15,39 tahun.

Kemudian, Yusniar menyebutkan pembangunan manusia di Pulau Kalimantan terus mengalami kemajuan. Seluruh provinsi di Pulau Kalimantan memiliki status pembangunan manusia yang “tinggi” atau “sangat tinggi”. 

Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur merupakan dua provinsi yang mengalami pertumbuhan IPM tertinggi, yaitu sebesar 1,09 persen. Kalimantan Timur memiliki IPM tertinggi di antara provinsi-provinsi lainnya di Pulau Kalimantan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper