Modal Inti Bankaltimtara Rp7,5 Triliun, Tertinggi Nasional di Kelompok Bank Daerah

PT. BPD Kaltimtara telah masuk dalam kriteria kelompok bank dengan modal inti lebih dari Rp6 triliun sampai dengan 14 triliun.
Pegawai Bank Kaltimtara melayani penarikan uang./Istimewa-Humas
Pegawai Bank Kaltimtara melayani penarikan uang./Istimewa-Humas

Bisnis.com, TANJUNG SELOR - Komisaris Utama Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur-Kalimantan Utara (Bankaltimtara) menyebut saat ini telah menempati posisi pertama atau tertinggi kelompok bank perseroan daerah di Indonesia dengan modal inti Rp6 triliun sampai Rp14 triliun.

“Pada saat ini, Bankaltimtara posisi pertama nasional, sudah memiliki modal inti sebesar Rp7,5 triliun, setelah sebelumnya empat teratas diraih oleh BPD Jabar, BPD Jatim, BPD DKI, dan BPD Jateng,” kata Komisaris Utama Bankaltimtara Zainuddin Fanani di Tanjung Selor, Rabu (24/1/2024).

Dia menegaskan, dengan posisi modal sebesar Rp7,5 triliun, maka sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum, PT. BPD Kaltimtara telah masuk dalam kriteria kelompok bank dengan modal inti lebih dari Rp6 triliun sampai dengan 14 triliun.

Dia menyebutkan, dengan jumlah modal inti tertinggi di antara bank pembangunan daerah lainnya di Indonesia, menjadi kebanggaan jajaran pemegang saham, jajaran direksi, dan komisaris.

Permodalan Bankaltimtara sampai 31 Desember 2023 sebesar Rp7,5 triliun ditopang oleh penyertaan modal 17 Pemerintah Daerah yakni dua pemerintah provinsi (Pemprov) yaitu Pemprov Kalimantan Timur Rp5,1 triliun) dan Pemprov Kalimantan Utara rp235 miliar.

Kemudian 15 Pemerintah Kabupaten/Kota adalah Pemkab Kutai Kartanegara Rp572,1 miliar; Pemkab Berau Rp304,1 miliar; Pemkab Bulungan Rp250 miliar; Pemkot Balikpapan Rp150 miliar; Pemkab Paser Rp148 miliar; Pemkab Kutai Timur Rp132,6 miliar.

Selanjutnya Pemkot Bontang Rp108,6 miliar; Pemkab Tana Tidung Rp100,1 miliar; Pemkab Kutai Barat Rp99,6 miliar; Pemkab Malinau Rp78,3 miliar; Pemkab Nunukan Rp74,3 miliar; Pemkot Tarakan Rp72,6 miliar; Pemkot Samarinda Rp64,9 miliar; Pemkab Penajam Paser Utara Rp57,6 miliar; dan Pemkab Mahakam Ulu Rp20 miliar.

Zainuddin mengatakan pada 2023, Bankaltimtara mendapatkan suntikan modal sebesar Rp3,7 triliun dari 17 pemerintah daerah tersebut.

Ia menegaskan, pengurus Bankaltimtara berkomitmen memanfaatkan modal tersebut untuk mengembangkan dan meningkatkan usaha dan pelayanan bank ke depan.

“Utamanya meningkatkan layanan berbasis digital karena ini pilihan yang sangat baik untuk masyarakat di era saat ini,” demikian Komisaris Utama Bankaltimtara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Redaksi
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler