Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ekspor Batu Bara Kaltim ke India Catat Rekor Tertinggi pada Kuartal IV/2023

Ekspor batu bara Provinsi Kalimantan Timur tercatat mengalami pertumbuhan signifikan pada kuartal IV/2023.
Sejumlah kapal tongkang yang mengangkut batubara berada di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (13/10/2021). Bloomberg/Dimas Ardian
Sejumlah kapal tongkang yang mengangkut batubara berada di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (13/10/2021). Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, SAMARINDA –– Ekspor batu bara Provinsi Kalimantan Timur tercatat mengalami pertumbuhan signifikan pada kuartal IV/2023. 

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur Budi Widihartanto menyatakan ekspor tertinggi adalah ke India, yang mencatatkan rekor baru dibandingkan dengan negara tujuan ekspor lainnya.

Pada periode tersebut, volume ekspor batu bara ke India meningkat sebesar 67,92% (yoy), setelah mengalami kontraksi sebesar 9,79% pada kuartal sebelumnya. 

“Peningkatan volume ekspor tersebut didorong oleh tingginya permintaan dari negara tersebut untuk keperluan pembangkit listrik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (14/4/2024). 

Namun, tidak hanya India yang menunjukkan tren positif. Meskipun masih mengalami kontraksi sebesar 30,61% (yoy), volume ekspor batu bara ke Korea Selatan juga membaik. 

Di sisi lain, Budi menyebutkan pertumbuhan ekspor ke ASEAN dan Tiongkok melambat. Ekspor batu bara ke Tiongkok hanya tumbuh sebesar 2,85% (yoy), jauh lebih rendah dari pertumbuhan sebelumnya yang mencapai 8,34% (yoy). 

“Perlambatan ini disebabkan oleh kondisi ekonomi Tiongkok yang melambat, serta upaya negara tersebut untuk meningkatkan cadangan batu bara di berbagai pembangkit listrik yang dimilikinya,” sebutnya.

Sementara itu, kinerja sektor pertambangan juga tercermin dalam penyaluran kredit. Pada kuartal IV/2023, penyaluran kredit ke sektor pertambangan tumbuh positif sebesar 40,59% (yoy). Raihan ini  mengungguli pertumbuhan sebelumnya yang hanya mencapai 3,91% (yoy). 

Selain itu, kualitas penyaluran kredit juga mengalami perbaikan, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) menurun dari 0,75% menjadi 0,34%.

Secara keseluruhan, sektor pertambangan dan penggalian pada kuartal IV/2023 menunjukkan pertumbuhan positif yang lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. 

Pertumbuhan sektor pertambangan mencapai 7,17% (yoy), melampaui pertumbuhan sebelumnya yang hanya 2,74% (yoy). 

Adapun, Budi menuturkan bahwa pangsa sektor pertambangan terhadap ekonomi Kalimantan Timur mencapai 40,01% (yoy), atau memberikan kontribusi sebesar 3,31% (yoy) terhadap pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut.

Sebagai informasi, harga batu bara masih berada di atas rata-rata sebelum tahun 2022. Meski terkontraksi sebesar 58,60% (yoy) dan berada pada level US$127,05/mt, harga tersebut tetap menggambarkan tren kenaikan yang signifikan sejak awal tahun 2022.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper