Dibantu TNI, Datah Dawai Sudah Bisa Didarati Pesawat Lebih Besar

Oleh: Newswire 26 Desember 2015 | 16:12 WIB
Dibantu TNI, Datah Dawai Sudah Bisa Didarati Pesawat Lebih Besar
Landasan pacu Bandara Datah Dawai/pemprovkaltim.go.id
Bisnis.com, SAMARINDA - Landasan pacu Bandara Datah Dawai di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, yang sebelumnya hanya 850 meter dan lebar 23 meter, kini sudah sepanjang 1.600 meter dengan lebar 30 meter.
 
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim Zairin Zain, pemanjangan run way Datah Dawai merupakan salah satu dari tiga proyek pembangunan dan peningkatan bandara perbatasan yang dikerjasamakan dengan TNI AD dengan sandi Operasi Bhakti Kartika Jaya.
 
Kecamatan Long Pahangai, tempat terbangunnya Bandara Datah Dawai, merupakan kecamatan di garis depan karena berbatasan langsung dengan negeri tetangga, Malaysia.
 
Kawasan itu belum memiliki jalan darat yang dapat dengan mudah dijangkau dari kabupaten terdekat sehingga dibutuhkan bandara guna memberikan pelayanan transportasi.
 
Pemprov Kaltim sejak 2012 meningkatkan landasan pacu Bandara Datah Dawai, karena kurang memadai dan hanya pesawat kecil yang dapat mendarat sehingga jumlah penumpangnya sangat terbatas.
 
Dengan panjang landasan yang mencapai 1.600 meter dengan lebar 30 meter, kini dapat didarati pesawat jenis ATR-70 berpenumpang 70 orang.
 
"Begitu pula dengan barang kebutuhan warga juga bisa bertambah sehingga harga di kawasan itu dapat lebih murah. Pesawat Hercules milik TNI juga bisa mendarat di sana untuk membantu mengangkut bahan kebutuhan warga," katanya, Jumat (25/12/2015).
 
Sebelumnya akses menuju lokasi pembangunan Bandara Datah Dawai sangat sulit sehingga pembangunannya perlu dikerjasama dengan TNI.
 
Dia meyakini, jika perpanjangan landasan pacu tidak bekerjasama dengan TNI, hingga kini pekerjaannya belum selesai.
 
Lebih jauh dia mengungkapkan, Pemprov Kaltim juga membangun infrastruktur lain berupa jalan poros yang menghubungkan Long Bagun (Ibu Kota Mahakam Ulu) menuju Kecamatan Long Pahangai. Ruas jalan tersebut saat ini sudah tembus.
 
Kemudian jalan sepanjang empat kilometer mulai dari Kecamatan Long Pahangai menuju Kecamatan Long Apari juga dalam tahap penuntasan. Pembangunan jalan yang dananya dari APBD Kaltim dan APBN tersebut juga bekerjasama dengan TNI.
 
 

Sumber : Antara

Editor: Yoseph Pencawan

Berita Terkini Lainnya