Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendesak pabrik kelapa sawit atau PKS membeli tandan buah segar milik petani sesuai harga yang ditetapkan Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit.
Kadis Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad mengatakan, harga beli PKS terhadap TBS sesuai ketetapan berlaku bagi petani pekebun yang sudah bermitra dengan perusahaan sesuai standar Permentan No. 1/2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian TBS.
“Pemerintah prihatin dengan kondisi pekebun yang hasil panen kebunnya dibeli perusahaan masih rendah dan jauh dari harga ketetapan tim, masalahnya banyak tengkulak membeli milik pekebun sehingga harga tengkulak yang berlaku untuk dibeli pabrik,” kata Ujang melalui siaran pers, Jumat (20/7/2018).
Baca Juga
Hal itu disampaikannya saat rapat fasilitasi penyelesaian harga TBS dan permasalahan kemitraan koperasi di Paser dihadiri PTPN XIII, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), dan Forum Petani Kelapa Sawit.
Dia berharap, pada jangka panjang akan dilakukan kemitraan sistem zonasi antara petani dan PKS difasilitasi dinas pertanian dan adanya bantuan asosiasi untuk mendata kelompok tani dan koperasi guna memudahkan kemitraan.