BI Balikpapan Luncurkan Program Kampung Wisata Peduli Inflasi

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan bersama dengan Pemerintah Kota Balikpapan meluncurkan program Kampung Wisata Peduli Inflasi. Mengintegrasikan program pengembangan daya saing wisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru dengan program kemandirian pangan masyarakat untuk pengendalian inflasi. .
Sophia Handayani
Sophia Handayani - Bisnis.com 25 November 2018  |  22:57 WIB

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan bersama dengan Pemerintah Kota Balikpapan meluncurkan program Kampung Wisata Peduli Inflasi.

Bertempat di Kampung Phinisi RT 32 Balikpapan Kota, Kampung Wisata Peduli Inflasi tersebut diharapkan dapat menjadi faktor penahan laju inflasi khususnya inflasi bahan makanan di Kota Balikpapan.

"Dalam hal pengendalian inflasi, program Kampung Wisata Peduli Inflasi berisi kegiatan ketahanan pangan terutama tanam cabai serentak yang merupakan salah satu komoditas penyumbang utama inflasi di Balikpapan. Didalamnya diawali dengan kegiatan budidaya cabai sehat melalui urban farming, edukasi peduli inflasi dan sosialisasi kebanksentralan. Pada tahap berikutnya akan diikuti dengan pengembangan budidaya tanaman holtikultura lainya yang menyumbang inflasi seperti kangkung, bayam dan tomat," ungkap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Suharman Tabrani, dalam siaran persnya, Minggu (25/11/2018).

Ia menjelaskan dengan inflasi bahan makanan di Kota Balikpapan yang sudah mencapai 4,5% (yoy) pada bulan Oktober 2018 dimana cabai merupakan salah satu dari 10 penyumbang terbesar inflasi, maka dengan adanya program program ketahanan pangan komoditas cabai dalam Kampung Wisata Peduli Inflasi diharapkan dapat menjadi faktor penahan laju inflasi khususnya inflasi bahan makanan di Kota Balikpapan.

"Dalam hal peningkatan daya saing wisata, program Kampung Wisata Peduli Inflasi akan diberikan juga bimbingan teknis untuk pengembangan pariwisata kreatif berbasis budaya, edukasi dan kuliner," bebernya.

Program Kampung Wisata Peduli Inflasi ini juga merupakan dukungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan untuk pengembangan program kampung warna warni Sapta Pesona dan program sadar wisata di kampung Phinisi yang sudah dikembangkan selama ini.

Pengembangan wisata kampung yang terintegrasi dengan kegiatan urban farming peduli inflasi, wisata belanja melalui cinderamata kreatif termasuk menggandeng komunitas atau penggiat wisata, diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang pada ujungnya dapat menjadi sumber pendapatan baru masyarakat setempat.

"Tentunya kami mengharapkan partisipasi dan dukungan penuh dari segenap pihak sehingga program Kampung Wisata Peduli Inflasi dapat berjalan dengan baik dan seluruh pihak mendapatkan manfaat yang nyata dari kegiatan ini," kata Suharman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
balikpapan

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top