Calon Haji Kloter Terakhir Embarkasi Balikpapan Berangkat 5 Agustus

Sebanyak 454 calon haji (calhaj) termasuk tim Pembimbing Pemandu dan Kesehatan asal Balikpapan mulai diberangkatkan pada Jumat(19/7/2019).
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 22 Juli 2019  |  21:00 WIB
Calon Haji Kloter Terakhir Embarkasi Balikpapan Berangkat 5 Agustus
Antara

Bisnis.com, BALIKPAPAN-- Sebanyak 454 calon haji (calhaj) termasuk tim Pembimbing Pemandu dan Kesehatan asal Balikpapan mulai diberangkatkan pada Jumat(19/7/2019).

Kepala Kanwil Kemenag Kaltim Sofyan Noor mengatakan, kloter pertama Calhaj Kaltim diberangkatkan dari Embarkasi Balikpapan.

Dia memerinci jumlah Calhaj tahun ini mencapai 6.812 jamaah, terdiri dua gelombang keberangkatan terbagi 15 kloter.

Calhaj asal Kaltim 2.847 orang, Kaltara 776 orang, Sulawesi Tengah 2.232 orang, Sulawesi Utara 882 orang, Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) 15 orang, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) 15 orang dan Tim Kesehatan Haji (TKH) 30 orang.

Sofyan melanjutkan, keberangkatan calon jamaah terakhir adalah pada 5 Agustus 2019. Sedangkan Kepulangan jamaah haji Embarkasi Balikpapan dari Jedda dan Madinah ke Indonesia sejak 29 Agustus-15 September 2019. Terkait dengan wukuf di Arafah dilaksanakan 10 Agustus 2019.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Dr Isran Noor mengharapkan seluruh jamaah menjalankan ibadah haji dengan baik, sehat dan selamat hingga kembali ke Tanah Air. Jamaah diminta untuk sabar ketika beribadah, menjaga emosi dan perbanyak bershalawat kepada Rasulullah Muhammad SAW.

"Ini pengalaman saya. Perbanyak bershalawat dan berdoa. Karena itu, diharapkan semua jamaah dapat kembali dengan selamat di Tanah Air. Semoga menjadi haji mabrur," katanya melalui keterangan resmi dikutup Senin (22/7/2019).

Isran juga berharap semua pihak yang terlibat berperan aktif memberikan pelayanan terbaik kepada Calhaj yang diberangkatkan dari Embarkasi Balikpapan.

"Calhaj yang diberangkatkan dari Embarkasi Balikpapan bukan hanya dari Kaltim tetapi juga Kalimantan Utara, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah. Maka, pelayanan harus diutamakan agar jamaah merasa nyaman beribadah," ujarnya.

Isran mengatakan pemprov sudah mengalokasikan anggaran untuk konsumsi panitia haji selama pelaksanaan musim haji berlangsung. Oleh karena itu, pemerintah berharap Standar Operasional Prosedur (SOP) masing-masing bidang dapat dijalankan dengan baik.

"Kegiatan ini adalah hal yang biasa dilaksanakan setiap tahun. Semoga pelayanan semakin baik," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
balikpapan, Ibadah Haji

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top