Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Antisipasi Karhutla, BNPB Tempatkan 1.512 Personel di 100 Desa/Kelurahan Kalteng

 Badan Penanggulangan Bencana Nasional membantu penanganan karhutla di Kalteng dengan memberikan dukungan 1.512 personel dengan seluruh pembiayaan ditanggung BNPB.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  12:58 WIB
Ilustrasi-Petugas Kepolisian bersama Manggala Agni menyemprotkan air ke lahan gambut yang terbakar di Desa Parit Baru, Kampar, Riau, Kamis (11/07/2019). Panasnya cuaca dan kencangnya angin membuat kebakaran cepat meluas sehingga menyulitkan petugas untuk memadamkan kebakaran lahan gambut tersebut. - ANTARA / Rony Muharrman.
Ilustrasi-Petugas Kepolisian bersama Manggala Agni menyemprotkan air ke lahan gambut yang terbakar di Desa Parit Baru, Kampar, Riau, Kamis (11/07/2019). Panasnya cuaca dan kencangnya angin membuat kebakaran cepat meluas sehingga menyulitkan petugas untuk memadamkan kebakaran lahan gambut tersebut. - ANTARA / Rony Muharrman.

Bisnis.com, PALANGKA RAYA -  Kalimantan Tengah siaga menghadapi kemungkinan terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan. Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Nasional membantu penanganan karhutla di Kalteng dengan memberikan dukungan 1.512 personel dengan seluruh pembiayaan ditanggung BNPB.

"Mereka akan ditempatkan di 100 desa/kelurahan yang ada di kabupaten/kota prioritas kerawanan sangat tinggi dan tinggi kejadian karhutla," kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat apel siaga darurat pencegahan dan pemadaman karhutla di Palangka Raya, Kamis (25/7/2019).

Satuan tugas (satgas) itu akan bersama masyarakat selama beberapa bulan ke depan untuk melakukan gerakan pencegahan karhutla. Bantuan dari BNPB dinilai tepat, sebab pemprov telah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla.

Penetapan status itu berlangsung selama 90 hari, terhitung sejak 28 Mei hingga 26 Agustus 2019 dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan serta kondisi yang ada. Untuk diketahui, bahaya karhutla tahun 2019 lebih tinggi dibanding tahun 2016-2018.

"Hal itu disebabkan kondisi musim kemarau yang lebih kering, ditambah lagi dengan fenomena el Nino lemah. Untuk itulah diperlukan kesiapsiagaan dan peran serta dari semua pihak," ujar Sugianto.

Berkaitan dengan penugasan serta penempatan 1.512 personel BNPB, Sugianto mengingatkan agar mereka mampu melakukan pendekatan secara intens kepada masyarakat. Mereka diharapkan bisa bersama-sama mencegah karhutla, karena bencana tersebut sebagian besar disebabkan faktor manusia.

Terkait lamanya waktu mereka bertugas, Sugianto berharap dimanfaatkan secara optimal untuk mendapatkan akar permasalahan terjadinya karhutla di masing-masing wilayah. Hal itu nantinya bisa menjadi masukan atau rekomendasi penyelesaian karhutla secara menyeluruh.

"Kerja sama yang kuat, kerja keras dan kerja ikhlas, menjadi kunci utama dalam keberhasilan kita melaksanakan gerakan pencegahan karhutla di seluruh wilayah Kalteng," kata Sugianto.

Sugianto juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Satgas Penanganan Darurat Bencana Karhutla yang telah bersinergi dengan seluruh satgas di kabupaten/kota, pemangku kepentingan terkait, serta pemerintah pusat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalteng Karhutla

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top