Aktif Kendalikan Inflasi, Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan Gencar Lakukan Kegiatan Ini

Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan akan memberikan training of trainer  (ToT) Kebanksentralan, Edukasi Inflasi dan Bijak Berbelanja serta Cinta Rupiah kepada peserta GWM.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 02 September 2019  |  16:51 WIB
Aktif Kendalikan Inflasi, Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan Gencar Lakukan Kegiatan Ini
Kepala Tim SP, PUR, dan LA Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan Aswin Kosotalu (ketiga dari kiri) menjadi narasumber dalam training of trainer Inflasi & Kebanksentralan serta Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah untuk Kel. Karang Rejo, Kel. Margomulyo, Kel. Baru Ulu, dan Kel. Baru Tengah. - Bisnis/timewa

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Setelah membuka Gerakan Wanita Matilda (Mandiri, Terampil, Berdaya) atau yang disingkat GWM pada 30 Juli 2019, Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan akan melanjutkan langkah berikutnya dengan menggelar training of trainer (ToT) Kebanksentralan, Edukasi Inflasi dan Bijak Berbelanja serta Cinta Rupiah kepada peserta GWM.

Dalam kegiatan GWM ini, Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan dan Pemerintah Kota Balikpapan mengharapkan peningkatan kesadaran atau awareness para wanita mengenai belanja secara bijak dan cerdas serta pemanfaatan lahan pekarangan (urban farming) oleh masing-masing rumah tangga sehingga dapat memenuhi kebutuhan terhadap komoditas hortikultura secara mandiri.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan Bimo Epyanto mengatakan bahwa dalam kegiatan GWM ini, pihaknya juga akan menggelar training of trainer perencanaan keuangan keluarga yang bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan mendorong inklusi keuangan masyarakat.

Sementara itu, ToT Kebanksentralan, Edukasi Inflasi dan Bijak Berbelanja serta Cinta Rupiah dilaksanakan sebanyak 5 (lima) kali di lokasi yang berbeda. ToT pertama telah dilaksanakan pada 2 Agustus 2019 dari Kelurahan Damai Baru, Kelurahan Sepinggan Baru, Kelurahan Sumber Rejo dan Kelurahan Damai Bahagia dengan total peserta 40 orang.

Selanjutnya, ToT kedua dan ketiga dilaksanakan pada 6 Agustus 2019 untuk Kelurahan Prapatan, Klandasan Ilir, Telaga Sari, Mekar Sari, Margo Mulyo, Karang Rejo, Baru tengah dan Baru Ulu. ToT keempat dilaksanakan pada 12 Agustus untuk Kelurahan Manggar, Lamaru, Teritip dan Sepinggan dan yang kelima dilaksanakan pada 13 Agustus 2019 untuk kelurahan Graha Indah, Karang Joang, Gunung Samarinda dan Kariangau. Total peserta dalam seluruh rangkaian ToT terhitung sebanyak 200 orang dari 20 kelurahan.

Peserta Gerakan Wanita Matilda di Gunung Samarinda melakukan penyiraman, pemantauan dan pencatatan bibit cabai. /Bisnjs-Istimewa

Masing-masing kelurahan juga diberikan bantuan edukasi program sebesar Rp2 juta untuk melakukan kegiatan sosialisasi edukasi inflasi dan belanja bijak sekaligus cinta rupiah pada kelurahan masing-masing.

“Berdasarkan hasil monitoring Bank Indonesia, para wanita Matilda dari 20 kelurahan yang berpatisipasi telah melakukan berbagai program yang kreatif dan inovatif untuk mengkampanyekan bijak berbelanja pada Agustus 2019,” jelasnya.

Beberapa diantaranya adalah melakukan edukasi inflasi dan bijak berbelanja melalui kegiatan Jalan Santai pada Kelurahan Graha Indah, Edukasi Inflasi dan Kebanksentralan melalui kegiatan arisan bersama di Kelurahan Prapatan, sosialisasi belanja bijak melalui pengajian warga di Baru Tengah, kegiatan cinta rupiah dan bijak berbelanja on The School di Kelurahan Sumber Rejo, hingga pembuatan infografis tentang inflasi dan cinta rupiah oleh Kelurahan Baru Tengah.

Selain itu Bank Indonesia juga memberikan bantuan 1.000 bibit tanaman cabai dan 100 bibit tanaman tomat untuk masing-masing kelurahan dalam rangka mendukung kegiatan urban farming. Pengiriman bibit pertama telah dilakukan pada tanggal 19 Agustus 2019 dan didistribusikan secara bertahap kepada kelurahan peserta GWM.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia balikpapan

Editor : Media Digital
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top