HIPO Internasional Kalsel Targetkan 10.000 Anggota Baru

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Himpunan Pengusaha Online Indonesia (HIPO) Internasional Provinsi Kalsel Ali Hasni menargetkan untuk menggalang anggota hingga 10.000 orang pada 2020 mendatang.
Arief Rahman
Arief Rahman - Bisnis.com 28 September 2019  |  19:22 WIB
HIPO Internasional Kalsel Targetkan 10.000 Anggota Baru
HIPO Internasional Kalsel dibawah kepemimpinan Ali Hasni resmi dikukuhkan. - Bisnis/Arief Rahman

Bisnis.com, BANJARMASIN - Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Himpunan Pengusaha Online Indonesia (HIPO) Internasional Provinsi Kalsel Ali Hasni menargetkan untuk menggalang anggota hingga 10.000 orang di  pada  2020 mendatang.

Hal tersebut diungkapkannya disela kegiatan Seminar Akbar dan Pelantikan Pengurus DPP HIPO Internasional DPD LBH HIPO Internasional Provinsi Kalsel Periode 2019-2024, Sabtu (28/9/2019) di Hotel GSign Banjarmasin.

"10.000 orang ini tidak hanya menjadi anggota biasa, namun mereka juga akan dijadikan seorang pengusaha yang membawa kesejahteraan bagi keluarga mereka," tegas Owner Tanah Kapling Mah Sajajar Group tersebut.

Menurut dia, dalam Organisasi HIPO para anggota akan diberikan banyak kesempatan mengembangkan diri melalui berbagai bisnis berbasis online yang disediakan.

"Kedepan bisnis yang HIPO tawarkan akan banyak lagi, sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman. Karena visi didirikannya HIPO adalah agar masyarakat pribumi bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri," tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPP HIPO Internasional Muhammad Syukur optimis pada Tahun 2020 mendatang anggota HIPO diseluruh Indonesia berjumlah sekitar 1 juta orang. Saat ini jumlahnya sudah mencapai 80.000 orang.

Untuk mencapai target, HIPO terus mengembangkan organisasinya di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dan Kota di Indonesia. Hal ini penting agar anggotanya bisa terus berkembang sesuai yang ditargetkan.

"Kami juga sedang merancang sebuah Marketplace agar anggota bisa menjual aneka produk lokal secara online disetiap daerah. Hal ini tentunya penting agar para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah dapat ikut berkembang bersama HIPO," jelasnya.

Dilain pihak, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Abdul Haris Makkie berharap, HIPO bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk mendorong UMKM lokal tetap eksis di era digital seperti sekarang.

Salah satu cara konkritnya adalah membantu UMKM lokal memasarkan produknya secara online, agar omset dan pasar produknya bisa meningkat lagi.

"Produk olahan UMKM lokal kita ini sebenarnya sudah banyak yang unik bahkan berkualitas. Nah ini hanya tinggal dikolaborasikan saja lagi dengan HIPO agar mereka bisa menjualnya secara online," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bisnis online

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top