Lima Sektor Ini Alami Inflasi

Lima kelompok sektor di Provinsi Kalimantan Timur masih mengalami inflasi kendati secara keseluruhan, Bumi Etam mengalami deflasi yang didorong oleh sektor bahan pangan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 06 Oktober 2019  |  20:44 WIB
Lima Sektor Ini Alami Inflasi
Ilustrasi - Bisnis

Bisnsis.com, BALIKPAPAN— Lima kelompok sektor di Provinsi Kalimantan Timur masih mengalami inflasi kendati secara keseluruhan, Bumi Etam mengalami deflasi yang didorong oleh sektor bahan pangan.

Berdasarkan Data Badan pusat Statistik (BPS) 5 kelompok sektor lainnya yakni mengalami inflasi yaitu kelompok sandang sebesar 0,54 persen diikuti kelompok pendidikan rekreasi dan olah raga sebesar 0,35 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,16 persen.

“Kemudian kelompok transportasi dan komunikasi yang mengalami inflasi sebesar 0,12 persen serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,05 persen,” jelas BPS melalui keterangan resmi dikutip Minggu (6/10/2019).

Adapun secara keseluruhan Provinsi Kalimantan Timur (Gabungan Kota Samarinda dan Kota Balikpapan) pada September 2019 memang mencatatkan deflasi sebesar -0,27 persen dengan tingkat inflasi tahun kalender sebesar 1,41 persen dan tingkat Inflasi tahun ke tahun sebesar 1,73 persen.

Untuk kota Balikpapan, pada September 2019 terjadi deflasi -0,46 persen di Kota Samarinda dan deflasi sebesar -0,03 persen di Kota Balikpapan.

Deflasi di Kalimantan Timur dipengaruhi oleh penurunan indeks harga pada kelompok bahan makanan yang mengalami deflasi sebesar -2,01 persen dan kelompok kesehatan dengan deflasi sebesar -0,08 persen.

Dari 82 kota pantauan IHK nasional, Bulan September 2019 yaitu sebanyak 12 kota mengalami inflasi dan 70 kota lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Meulaboh sebesar 0,91 persen dan terendah terjadi di Kota Palopo dan Watampone sebesar 0,01 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar -1,94 persen dan terendah di Kota Surabaya sebesar -0,02 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kalimantan

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top