Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Panen Udang Vaname

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melakukan panen udang vaname di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat,
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Januari 2020  |  14:57 WIB
Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Panen Udang Vaname
Panen udang vaname di Mempawah, Kalimantan Barat, pada Kamis (9/1/2020). - Antara

Bisnis.com, MEMPAWAH – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melakukan panen udang vaname di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Kamis (9/1/2020).

"Kunjungan sekaligus panen ini bukan hanya seremonial, tapi akan ditindaklanjuti persoalan yang ada. Kita di sini bawa beberapa direktur jenderal agar bisa langsung untuk menindaklanjuti persoalan yang dialami nelayan dan daerah," ujar Edhy.

Mengenai persoalan benih udang vaname yang masih didatangkan dari Sukabumi, Jawa Barat, dia mengatakan ke depan harus diproduksi di Kalbar. Apalagi Kalbar memiliki potensi sangat besar dan luas wilayah 1,5 kali lipat dari Pulau Jawa.

"Untuk lokasi menghasilkan benih udang ini terserah di mana akan dibangun, baik Mempawah maupun lainnya kami dari KKP siap mendukung," kata Edhy.

Terkait persoalan solar yang dialami nelayan, Edhy meminta Pemprov Kalbar mendata berapa kebutuhan dan sebarannya, sehingga ke depan persoalan ini tidak lagi masalah.

"Bahkan kita juga siap bantu bangun cold storage. Namun, kita data nelayan dan potensinya, jangan sampai cold storage kosong. Listrik juga harus tersedia," kata Edhy.

Dia menambahkan program pengembangan industri perikanan harus terkoordinasi dengan baik mulai pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Edhy juga mengatakan produktivitas budi daya yang ada saat ini harus ditingkatkan lagi dengan teknologi.

"Pengembangan budi daya perikanan darat dan nelayan tangkap tentu kita maksimalkan. Melalui APBN sebagai stimulus juga harus didukung serta sinergis dengan berbagai pihak," ujar Edhy Prabowo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kalimantan barat, udang vaname

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top