Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Kecelakaan Kapal Cepat di Palangka Raya Diserahkan ke Denpom

Speedboat yang ditumpangi anggota TNI AD itu terbalik dan speedboat milik TN Sebangau terbelah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Maret 2020  |  21:25 WIB
Prajurit TNI Angkatan Darat mengusung peti jenazah Letkol Kav. Bambang Kristianto Bawono di Taman Makam Pahlawan Ratna Bantala, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2020). Letkol Kav. Bambang Kristianto Bawono merupakan Dandim 1011/Kuala Kapuas yang gugur dalam kecelakaan speedboat saat membawa Paspampres survei lokasi di sungai Taman Nasional Sebangau, Palangka Raya Kalimantan Tengah pada Senin (9/3/2020). - Antara/Aloysius Jarot Nugroho
Prajurit TNI Angkatan Darat mengusung peti jenazah Letkol Kav. Bambang Kristianto Bawono di Taman Makam Pahlawan Ratna Bantala, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2020). Letkol Kav. Bambang Kristianto Bawono merupakan Dandim 1011/Kuala Kapuas yang gugur dalam kecelakaan speedboat saat membawa Paspampres survei lokasi di sungai Taman Nasional Sebangau, Palangka Raya Kalimantan Tengah pada Senin (9/3/2020). - Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, PALANGKA RAYA - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menyerahkan penyidikan kasus kecelakaan air yakni tabrakan speedboat atau kapal cepat yang terjadi di Sungai Sebangau Kota Palangka Raya kepada Detasemen Polisi Militer XII/2 Palangka Raya.

"Untuk penyidikan mengenai perkara tersebut kami serahkan ke Denpom XII/2 Palangka Raya karena motoris speedboat anggota TNI AD dari Den Bekang, makanya diserahkan ke mereka," kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan di Palangka Raya, Selasa (10/3/2020).

Hendra menjelaskan, untuk masalah pencocokan dan penelitian data jumlah penumpang kedua speedboat yang mengalami kecelakaan tersebut sudah disampaikan kepada TNI AD sebagai bahan data penyidikan.

Empat orang penumpang speedboat dari Taman Nasional Sebangau yang ditemukan selamat, juga dimintai keterangan. Selanjutnya, keterangan tersebut juga diserahkan kepada pihak Denpom sebagai bahan penyidikan.

"Karena motoris dari warga sipil bernama Mansyah meninggal dan motoris dari anggota TNI masih hidup makanya penyidikannya kami serahkan ke pihak Denpom," katanya.

Polda Kalimantan Tengah terus membantu pihak Denpom dengan memberikan data-data terkait peristiwa yang menimpa anggota TNI AD dan pegawai TN Sebangau. Tujuannya untuk mempermudah penyidikan guna mengetahui bagaimana persis kejadian tersebut.

"Apa yang kami lakukan sejak awal tidak lain dengan tujuan agar mempermudah penyidikan oleh pihak Denpom dalam menangani peristiwa tersebut," katanya.

Perwira Polri itu menjelaskan, sebelum terjadinya kecelakaan air yang menewaskan tujuh orang tersebut, pada Senin (9/3/2020) sekitar 10.00 WIB, tim survei rute kunjungan pengamanan VVIP Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima yang dipimpin Dandim 1011/Kapuas melakukan persiapan pengecekan spot-spot yang akan dikunjungi.

Setelah melakukan persiapan, rombongan yang berjumlah 19 orang termasuk Dandim Kuala Kapuas melakukan pengecekan spot yang akan dikunjungi raja dan ratu Belanda tersebut.

Selesai memeriksa tempat tersebut, rombongan menuju pulang, namun sesampainya di tikungan murung dari arah yang berlawanan muncul speedboat dari petugas TN Sebangau.

Entah bagaimana tiba-tiba kecelakaan terjadi sehingga kedua alat transportasi rusak dan penumpangnya terlempar. Speedboat yang ditumpangi anggota TNI AD itu terbalik dan speedboat milik TN Sebangau terbelah.

"Ada dua versi, ada yang mengatakan bertabrakan seperti 'adu domba' dan ada pula yang menyebutkan menabrak samping speedboat salah satu di antara mereka. Maka dari itu hal tersebut masih dilakukan penyelidikan," kata dia.

Ditambahkan mantan Kapolres Kota Palangka Raya tersebut, mengenai apakah para korban kecelakaan air yang hidup maupun meninggal dunia menggunakan pelampung apa tidak, hal itu masih diselidiki.

"Menggunakan pelampung saat berada di atas speedboat atau tidak, itu juga masih diselidiki," demikian mantan Kepala Sekolah Polisi Negara Tjilik Riwut tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni ad kalimantan tengah klhk

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top