Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Seksi I dan V Ditarget Selesai Akhir Juni, Tol Balikpapan-Samarinda Siap Beroperasi Penuh

Pembangunan seksi I dan V Tol Balikpapan-Samarinda dijadwalkan selesai akhir Juni, sehingga jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dengan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur itu bisa beroperasi penuh.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 03 Juni 2020  |  20:00 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers seusai meninjau progres pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda di Kalimantan Timur, Kamis (24/3/2016). Proyek jalan tol yang diperkirakan menyerap investasi sebesar Rp13 triliun ini diharapkan rampung pada 2018. - Bisnis/Siti Munawaroh
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers seusai meninjau progres pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda di Kalimantan Timur, Kamis (24/3/2016). Proyek jalan tol yang diperkirakan menyerap investasi sebesar Rp13 triliun ini diharapkan rampung pada 2018. - Bisnis/Siti Munawaroh

Bisnis.com, BALIKPAPAN –  Pembangunan seksi I dan V Tol Balikpapan-Samarinda dijadwalkan selesai akhir Juni, sehingga jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dengan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur itu bisa beroperasi penuh.

Pembangunan proyek jalan tol Balikpapan-Samarinda menyisakan dua bagian, yaitu seksi I dan V, sedangkan Seksi II, III, dan IV telah beroperasi dan diresmikan Presiden Joko Widodo pada pertengahan Desember lalu.

Direktur Keuangan dan Administrasi PT Jasamarga (Persero) Balikpapan Samarinda (JBS) Adik Supriatno mengatakan bahwa entitasnya diminta untuk membantu sisa proyek ini.

“Kami diperbantukan untuk mempercepat penyelesaian. Kami diminta untuk pengerasan atas,” katanya saat dihubungi Bisnis, Rabu (3/6/2020).

Adik menjelaskan bahwa seksi I dan V hampir selesai pengerjaannya. Seksi I misalnya, dari panjang jalan 22,03 km tersisa 200 meter. Sementara seksi V ada dua titik tanah yang harus dilakukan dengan perlakuan khusus.

Di sisi lain pekerja di lapangan terkendala dengan pandemi Covid-19. Karena harus mengikuti protokol kesehatan, penyelesaian proyek jadi kurang maksimal.

“Kondisi mobilitas orang dengan pandemi Covid-19 menjadi tidak gampang. Apalagi pekerja banyak yang dari Jawa. Untuk ke sini tidak gampang,” jelasnya.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Sa’bani mengatakan bahwa jalan tol Balikpapan-Samarinda merupakan salah satu dari proyek strategis nasional rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2019-2023.

Proyek tetap berjalan meski anggaran penerimaan dan belanja daerah (APBD) terealokasi untuk penanganan Covid-19. Alasannya karena pengerjaan tol tinggal sedikit lagi.

“Ada sedikit ganjalan di lahan karena pemiliknya belum bersedia menerima dana yang dikonsinyasi di pengadilan. Mudah-mudahan [proyek] selesai pada Juni ini,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samarinda balikpapan tol samarinda-balikpapan
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top