Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pariwisata Kalimantan Barat Perlahan-lahan Bangkit

Masyarakat perlu didorong untuk mulai melakukan aktivitas wisata agar menggerakkan perekonomian.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  13:32 WIB
Ilustrasi: Sebuah Kapal Motor Penumpang (KMP) bermuatan kendaraan bermotor dan penumpang menyeberangi Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/5/2019). - ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Ilustrasi: Sebuah Kapal Motor Penumpang (KMP) bermuatan kendaraan bermotor dan penumpang menyeberangi Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/5/2019). - ANTARA/Jessica Helena Wuysang

Bisnis.com, PONTIANAK — Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies Kalimantan Barat mengatakan bahwa kondisi sektor pariwisata di daerah itu dipastikan hampir sama dengan daerah lainnya perlahan baru mulai bangkit pada tatanan kehidupan normal baru.

"Sektor pariwisata saat ini statusnya baru memulai untuk bangkit. Perlahan-lahan dengan normal baru tentu tidak otomatis bisa beroperasi maksimal, perlu persiapan dan pemilihan," ujar Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) Kalbar Nugroho Henray, Senin (27/7/2020).

Dia bersyukur hotel, restoran, maskapai, tempat wisata sudah dibuka dan hal itu dikarenakan kasus wabah Covid-19 di Kalbar terus ditekan dan bahkan nol kasus.

"Penanganan kasus wabah Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Kalbar dan kabupaten kota sangat baik sehingga berkorelasi terhadap kembali dibukanya sektor pariwisata yang sebelumnya paling dulu terdampak," katanya.

Nugroho menyebutkan bahwa masyarakat perlu didorong untuk mulai melakukan aktivitas wisata agar menggerakkan perekonomian.

"Kita butuh tamu atau wisatawan sehingga segera buka dan permudah wisatawan untuk datang ke Pontianak atau Kalbar. Namun, tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kalau perlu diberikan insentif kepada wisatawan yang datang, misalnya, dengan diskon penginapan dan promosi-promosi yang menarik lainnya," katanya.

Dia menyebutkan bahwa saat sebelum normal baru dampak wabah Covid-19 membuat sebagian anggotanya beralih profesi untuk mencari pemasukan lantaran aktivitas wisata sudah terhenti.

"Anggota kami kemudian nyaris semua sudah tutup. Kalau pun buka kemarin itu hanya membantu konsumen mengurus pengembalian tiket dari maskapai …," kata Nugroho.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata asita kalbar

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top