Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Apindo Kaltim Mengusulkan Tak Ada Kenaikan UMP pada 2021

Hingga saat ini belum ada acuan yang mendasari kenaikan upah tersebut.
Muhammad Mutawallie Sya'rawie
Muhammad Mutawallie Sya'rawie - Bisnis.com 11 Oktober 2020  |  17:33 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Kalimantan Timur M. Slamet Brotosiswoyo mengungkapkan pihaknya ikut mengusulkan untuk tidak menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2021.

Usulan itu dibuat Apindo Pusat dan telah diusulkan kepada pemerintah dengan dasar melihat pertumbuhan ekonomi yang minus di kuartal II dan III kemarin. Hal itu membuat pengusaha juga kesulitan untuk menaikkan upah para pekerja.

“Sekarang udah banyak yang dirumahkan dan syukur masih ada yang dipekerjakan,” katanya, Minggu (11/10/2020).

Slamet menuturkan bahwa pengusaha akan tutup jika pihak buruh ingin kenaikan upah dan hingga saat ini belum ada acuan yang mendasari kenaikan upah tersebut.

“Kalau mengikuti PP [PP No. 78/2015 tentang pengupahan] saat kondisi ekonomi naik, maka akan dikali [positif]. Kalau sekarang kan posisi lagi minus, jadi kami minta dikali minus biar konsisten,” tuturnya.

Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengonfirmasi bahwa PP baru mengenai pengupahan sedang disusun. Karenanya, belum ada pedoman yang bisa diikuti hingga saat ini terkait penentuan upah tersebut.

“Pada prinsipnya, untuk acuan terkait penentuan upah masih menunggu sehingga Apindo Kaltim belum dapat mengambil sikap,” ujarnya.

Slamet juga menyatakan bahwa dalam kondisi saat ini, pasti tidak mungkin terjadi kenaikan upah dikarenakan kondisi ekonomi yang belum pulih seperti semula.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim upah
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top