Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kaltara Harus Melakukan Penghiliran Batu Bara

Penghiliran industri sangat diperlukan apabila Kalimantan Utara menginginkan investasi dengan jumlah besar
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 24 November 2020  |  01:12 WIB
Ilustrasi: Kapal tongkang pengangkut batu bara melintasi sungai Mahakam, di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 23/4). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Ilustrasi: Kapal tongkang pengangkut batu bara melintasi sungai Mahakam, di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 23/4). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Penghiliran industri menjadi peluang besar di tengah masifnya eksplorasi di Indonesia pada batu bara, tidak terkecuali Kalimantan Utara.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohamad Faisal menyatakan bahwa kebijakan penghiliran bijih nikel di Sulawesi sudah terbukti dapat memengaruhi investasi pada industri turunannya.

“Sama dengan batu bara, kalau konsisten, maka sektor turunan dari batu bara akan tumbuh,” ujarnya dalam sebuah webinar, Senin (23/11/2020).

Faisal mengatakan bahwa penghiliran industri penting apabila Kalimantan Utara menginginkan investasi dengan jumlah besar karena dapat menghasilkan nilai tambah yang besar pula. “[Namun,] itu butuh kejelasan dari [pemerintah] pusat dan daerah.”

Dia menjelaskan bahwa batu bara merupakan sumber daya yang tidak terbarukan sehingga suatu saat akan habis karena kondisi serupa pernah dialami Indonesia saat berjaya sebagai eksportir minyak pada masa lalu yang perlahan-lahan kini berubah menjadi importir.

“Supaya Kaltara bisa tumbuh, perlu ada sumber-sumber ekonomi lain yang berkelanjutan dan tidak akan habis. Itu yang harus dicari,” jelasnya.

Faisal menilai bahwa letak geografis Kaltara yang dekat dengan Malaysia dan Asia Timur ketimbang Pulau Jawa merupakan sebuah keunggulan yang apabila dimanfaatkan sehingga akan banyak sumber pertumbuhan ekonomi Kaltara yang bisa dirintis untuk berkelanjutan serta menaikkan daya tarik investasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara kaltara
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top